56 DESA FIKTIF DIDUGA DI LEGALKAN OLEH PERDA BODONG.

56 DESA FIKTIF DIDUGA DI LEGALKAN OLEH PERDA BODONG.

Konawe, Hariansiber.com – Beberapa waktu yang lalu masyarakat di kejutkan dengan adanya desa fiktif.

Dari hasil penelusuran dan investigasi kumpulan aktivis pemerhati daerah kabupaten konawe pada 20/06/2020 mendefinisikan bahwa, pemerintah kabupaten konawe sengaja membuat desa siluman sebab, desa tersebut tidak memiliki dasar hukum dan tidak terdata dalam wilayah administrasi pemerintahan.

Pasalnya, peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2011 diduga adalah “PERDA BODONG” sebab perda tersebut tidak pernah masuk dalam badan legislasi daerah (Balegda), dibahas ataupun disahkan dalam paripurna DPRD kabupaten konawe sebagai Perda tentang pembentukan dan pendefinitian 56 desa tersebut.

Artinya tahun 2011 hanya ada 1 perda yang di bahas dan disahkan dalam paripurna DPRD kabupaten konawe yaitu Perda nomor 2 tahun 2011 tentang pendefinitian desa.

Sebagaimana dikuatkan dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 56 tahun 2015 tentang kode dan data wilayah administrasi pemerintahan, dimana 56 desa dalam perda nomor 7 tahun 2011 sama sekali tidak memiliki kode dan tata wilayah administrasi pemerintahan.

Ironisnya dari 56 total desa yang ada dalam perda nomor 7 tahun 2011 tersebut terdapat puluhan desa yang baru dimekarkan seperti desa lalowulo kecamatan besulutu, desa lerehoma kecamatan anggaberi dan desa puusawa jaya kecamatan sampara dengan kata lain regulasinya telah di buat lebih dulu sedangkan struktur pemerintahanya menyusul kemudian.

Dari hasil penelusuran tersebut ketua LSM pemerhati daerah Nasrudin menyimpulkan bahwa, pemerintah kabupaten konawe telah melakukan manipulasi perda nomor 7 tahun 2011 sebagai legal standing untuk mendapatkan berbagai kucuran dana desa.

Oleh karena itu Nasrudin sarankan kepada aparat penegak hukum, terutama Komisi Pemberantasan Korupsi yang sudah mengambil alih proses hukum daripada 56 desa tersebut agar secepatnya menetapkan tersangkanya karena tidak menutup kemungkinan dari hasil pemilu nantinya akan terjadi penggelembungan suara oleh pihak yang berkepentingan.**ANDRY

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )