573 Jamaah Haji Asal Lampura Batal Berangkat, Ini Kata Plt.Kemenag Lampura

573 Jamaah Haji Asal Lampura Batal Berangkat, Ini Kata Plt.Kemenag Lampura

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Karena tidak ada kepastian dan kejelasan dari Pemerintah Arab Saudi terkait kesiapan, Pemerintah melalui Menteri Agama akhirnya membatalkan keberangkatan bagi para jamaah haji asal Indonesia, dan berdampak juga bagi para jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara pada bulan haji tahun 2020 ini.

Sebanyak 573 jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara batal diberangkatkan ketanah suci Mekkah sehingga secara otomatis para jamaah haji tersebut akan diberangkatkan pada tahun 2021 mendatang.

Ini disampaikan oleh Plt.Kepala Kementerian Agama Kabupaten.Lampung Utara, Hi.Erwinto, M.Kom.I, usai menggelar rapat bersama Plt.Bupati Lampung Utara, MUI dan segenap tokoh Lintas Agama dikantor Kementerian Agama Kabupaten setempat. Jumat (12/6/2020)

Menurut Erwinto, pembatalan pemberangkatan para jamaah haji ini menyangkut kesiapan dari Pemerintah Arab saudi Mekkah yang sampai dengan hari ini belum jelas, dan diperkirakan 220.000 jamaah haji asal Indonesia tidak jadi berangkat tahun ini dan ditunda tahun 2021.

Surat pembatalan tersebut telah tertuang didalam Surat Edaran Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441 H/2020 M. Dan bagi jamaah haji yang mau mengambil semacam dana bagi hasil untuk yang telah melakukan pelunasan dengan kisaran dana 9 juta dari pembayaran Rp.25 juta,” ujarnya

Diketahui Pemerintah telah mensubsidi bagi para jamaah haji yang sebelumnya harus membayar Rp.72 juta namun karena telah disubsidi oleh Pemerintah hanya membayar Rp 34.900 juta dan dana itu telah disurat berhargakan oleh Pemerintah melalui pihak Bank Indonesia (BI).

Bagi seluruh warga indonesia, kouta Pemerintah dan Visa haji Mujamalah,sebagai akibat dari Pembatalan keberangkatan jamaah haji diantaranya; Jamaah haji Reguler dan jamaah haji Khusus yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) pada penyelenggaraan tahun 1441 H/2020 M secara otomatis akan menjadi jamaah haji pada Penyelengaraan ibadah haji tahun 2021,”jelasnya

Terkait setoran Pelunasan BPIH pada Penyelengaraan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Penggelola Keuangan Haji (BPKH).

Nilai manfaat hasil pengelolaan setoran pelunasan BPIH, sebagaimana dimaksud dalam hurup b diberikan penuh oleh BPKH kepada Jamaah haji pada Penyelengaraan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M.paling lambat tiga puluh (30) hari kerja sebelum pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.” Terangnya.

(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )