Abdul Muif Warga Desa P. Kuing Klem Miliki Tanah Tapal Batas dipasang Tapi Luas Tanah Tidak diketahui

3 min read

Batu Bara-Sumut,hariansiber.com – Abdul muif  warga Desa Pematang Kuing, Kecamatan Sei suka, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera utara, sebagai ahli waris kepemilikan tanah dari almarhum orang tuanya, lokasi tanah didesa pematang kuing, sebelumnya Abdul Muif  melaporkan Rahmadani dan Nurdin warga yang sama atas dugaan Perusakan tanaman Pohon Kelapa Sawit dilokasi tanah yang diklem miliknya, sekitar bulan Agustus 2022 lalu, Rahmadani dan Nurdin sempat ditahan 24 jam diPolsek indra pura dan dikeluarkan atas jaminan Kepala desa Pematang Kuing Chairil Anwar.

Keterangan Rahmadani: menumbang Pohon kelapa sawit atas perintah dari pak Manan’ abang Kandung Kades Chairil Anwar dan kami berdua hanya mengambil upah kerja, sebut Rahmadani.

Chairil Anwar membenarkan apa yang disampaikan Rahmadani, pohon kelapa sawit yang ditumbang Rahmadani dan Nurdin  terletak ditanah warisan keluarga kami dan yang menanam pohon kelapa sawit adalah Manan’ abang kandung saya dan kami memiliki bukti Surat Keterangan Tanah (SKT), sebut Chairil Anwar, Senin (22/8/2022).

Ali Umar,SH Kuasa hukum Rahmadani klarifikasi ke Polsek Indra pura mempertanyakan bukti atas laporan kepemilikan tanah dari pelapor Abdul Muif.

Hasil dari keterangan Aipda Suprianto penyidik pembantu polsek indra pura mengatakan: bahwa alat bukti Sebagai laporan dipolsek indra pura oleh pelapor Abdul Muif hanya selembar Surat Pernyataan Ahli waris dan bukan SKT.

Ali Umar.SH selaku Kuasa Hukum Ramadani mengatakan: “apakah Surat Pernyataan Ahli waris  dibenarkan sebagai Legal Standing untuk bukti/alat pelaporan kepolisi, ini akan kita uji di Pengadilan, ujar Ali Umar. Jum’at (26/8/2022) lalu.

Permasalahan saling klem kepemilikan tapal batas tanah tidak kunjung selesai, Chairil Anwar dan keluarga akhirnya membuat laporan Polisi diPolres Batu Bara melaporkan Abdul Muif atas dugaan penyerobotan tanah, dan Kamis (10/11/2022) anggota Polres Batu Bara Iptu Jimmy R Sitorus, SH Kanit IV Satreskrim Polres Batu Bara dan Aipda Marbun, SH (Penyidik Pembantu) turun kelokasi dan melakukan pengukuran tanah.

Pihak polres Batu Bara bersama kepala dusun terlebih dahulu melakukan pengukuran tanah atas kepemilikan tanah milik Chairil Anwar dan keluarga, selanjutnya pengukuran tanah atas klem kepemilikan tanah milik Abdul Muif, Abdul Muif ketika dikonfirmasi terkait berapa luas atas klem kepemilikan tanahnya mengatakan: tidak tau berapa luas tanahnya dan belum pernah melakukan pengukuran, sebutnya.

Mendengar jawaban abdul Muif yang tidak mengetahui berapa luas atas klem kepemilikan tanahnya,  Ali Umar, SH selaku Penasehat Hukum Chairil Anwar keluarga merasa heran, pada hal tapal batas klem batas tanah sudah ditanamkan, ditanah milik Chairil dengan diberi tanda warna merah, tetapi tidak mengetahui luas tanah yang diklem miliknya dan belum pernah mengukur pula, bagaimana bisa klem kepemilikan batas tanahnya sampai memasuki tanah milik Chairil keluarga, sebut Ali Umar.

Chairil anwar mengatakan bahwa pelaporan atas dugaan penyerobotan tanah ini dilakukan untuk membuktikan keabsahan secaravhukum dan berharap agar  permasalahan ini segera terselesaikan dipengadilan dan pihak terlapor dapat membuktikan atas klem kepemilikan tanah dan membuktikan keberadaan SKT yang sah, jangan mematok tanah milik orang lain, sebut Chairil.

Menurut chairil bahwa tanah milik orang tua dari abdul Muif tapal batasnya tidak sampai ke tanah keluarga kami, dan kita lihat yang diukur hari ini ada sekitar 24 meter lebarnya, dan diklem miliknya, tanah orang tua Abdul Muif sudah banyak yang sudah terjual. Imbuh Chairil, Diaminkan Sabran dan istri alm A Jalil yang membeli tanah orang tua Abdul Muif dan ada dua orang lagi ujar Sabran.

Sebelumnya Dikantor balai desa pematang Kuing Iptu Jimmy dan Aipda Marbun memberikan pemaparan pengarahan kepada kedua belah pihak pelapor dan terlapor agar menunjukan lokasi tanah masing-masing.

(Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *