Akhirnya, Ibu Yang Tega Buang Bayinya ke Sumur ditemukan

Akhirnya, Ibu Yang Tega Buang Bayinya ke Sumur ditemukan

HARIANSIBER.COM|Tulang Bawang–Misteri penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki laki yang ditemukan mengapung di dalam sumur milik warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung yang telah menghebohkan warga beberapa hari lalu akhirnya berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian setempat, selasa (18/6/2019).

Warga Lampung Geger Dengan Penemuan Sesosok Jasad Bayi di Dalam Sumur

Kapolres Tulang bawang AKBP Syaiful Wahyudi S.I.K,M.H melalui Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin, SH mengatakan,” pelaku ditangkap personel Polsek bersama personel Tekab 308 Polres saat sedang bekerja pada hari senin kemarin sekitar pukul 11.30 WIB di Toko yang ada di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya itu.

“Berikut identitas pelaku berinisial TS (21), berprofesi karyawan swasta, warga Jalan III Lingai, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Kompol Rahmin, Selasa (18/06/2019).

Kapolsek memaparkan,” Keberhasilan petugas kami dalam mengungkap perkara ini, merupakan hasil dari olah TKP (tempat kejadian perkara) dengan dibantu keuletan serta kegigihan mereka dilapangan. Sehingga tidak butuh waktu yang terlalu lama untuk berhasil menangkap pelakunya,” papar Kapolsek.

Dari hasil keterangan pelaku kepada petugas, pelaku melahirkan bayi tersebut hari Jumat (14/06/2019), sekitar pukul 16.00 WIB, di dalam toilet yang berada tidak jauh dari tempat korban bekerja dan proses persalinannya dilakukan oleh pelaku sendirian.

Setelah melahirkan bayi tersebut pelaku melihat situasi disekitar TKP tempat dirinya melahirkan bayinya aman pelaku langsung membawa bayi tersebut dan memasukkannya ke dalam sumur yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat korban bekerja,” terang Kapolsek.

Pelaku akhir ditangkap dan langsung dibawa ke Mapolsek Banjar Agung saat dilakukan pemeriksaan pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya dan sangat menyesalinya.

Melihat kondisi pelaku yang sempat drop akhirnya dilakukan perawatan di RS (rumah sakit) Mutira Bunda sampai dengan kondisinya membaik dan tetap dijaga secara ketat oleh petugas kami.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 80 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,dipidana penjara paling lama 20 tahun dan/atau denda paling banyak 4 Miliar,” Ungkap Kapolsek Banjar Agung.(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )