Ambulans Bawa Pasien Kritis Tanpa Ban Serep, Kadiskes Tubaba Akan Panggil Pihak Kapuskes

Ambulans Bawa Pasien Kritis Tanpa Ban Serep, Kadiskes Tubaba Akan Panggil Pihak Kapuskes

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Tulang Bawang Barat – Kepala Dinas Kabupaten Tulang Bawang Barat, Majril akan segera memanggil pihak Kapuskes Mulya Asri terkait pemberitaan yang telah tayang dimedia online hariansiber.com dengan judul Bawa Pasien Kritis Ambulans Puskesmas ini pecah ban, mirisnya tanpa ban serep, pada hari rabu (9/9/2020).

“Kita akan panggil Kapuskesnya terkait hal ini jika memang benar dan disengaja maka akan kita berikan sangsi teguran.” tegas Majril saat dihubungi oleh media ini melalui pesan Watshapnya, kamis (10/9/2020) malam.

Karena lanjut Majril, armada ambulans itu bukan hanya satu di Puskesmas itu, apalagi disaat mengantar Pasien rujukan itu harus benar benar diperhatikan kelayakan dan keselamatan untuk pasien. Terlebih saat mengalami pecah ban yang tanpa ban cadangan.” ujar Majril.

Diberitakan sebelumnya “Bawa Pasien kritis Ambulans Puskesmas ini pecah ban di JTS, mirisnya tanpa ban serep”.

HARIANSIBER.COM|Tulang Bawang Barat – Tidak memenuhi Standar Operasional Pelayanan (SOP) mobil ambulans milik Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tubaba mengalami pecah ban. Kejadian tersebut berlangsung diruas Tol Trans Sumatra tepatnya di KM 147 Kayu agung.

Pada saat kejadian itu ambulans yang dikemudikan oleh Yono Pegawai Honorer di Puskesmas Mulya Asri dan seorang Perawat itu sedang membawa Pasien rujukan dengan tujuan Rumah Sakit Harapan Bunda Kabupaten Lampung Tengah.

Menurut Yono ,sopir yang juga pegawai Honorer ini membenarkan bahwa mobil ambulans yang dikemudikannya mengalami pecah ban dijalan Tol Trans Sumatra di KM 147 Kayu agung saat sedang membawa pasien rujukan menuju RS Harapan Bunda.” ucap Yono kepada Hariansiber.com, rabu (9/9/2020).

Mirisnya saat mengalami pecah ban mobil ambulans milik Puskesmas Mulya Asri ini tidak memiliki ban cadangan sebagai pengganti disaat keadaan darurat.

Beruntung kesigapan dari Petugas tol Gerbang Gunung Batin cepat memberikan bantuan dengan melakukan evakuasi terhadap mobil ambulan ini karena sedang membawa pasien yang sedang kritis untuk dirujuk ke RS Harapan Bunda Lamteng.

Sementara itu Kepala Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tubaba, dr.g.Sri Syafrinda, membenarkan Mobil Ambulans milik Puskesmas Mulya Asri mengalami pecah ban disaat sedang membawa pasien rujukan menuju RS Harapan Bunda Lampung tengah.

“Soal pecah ban itu biasa mas namanya juga dalam perjalanan, saat ditanya soal ketiadaan ban cadangan dan service rutin silahkan tanyakan ke Heri Gustami yang juga pegawai Honorer, karena dia yang bisa menjelaskannya.” elaknya.

Hal yang sama disampaikan Heri gustami, pegawai honorer yang juga sopir mobil ambulans Puskesmas Mulya Asri, menjelaskan, saat kejadian itu memang bukan dirinya yang membawa mobil itu tapi Yono, dan mobil ambulans itu selalu dilakukan perawatan rutin dan soal ban itu memang sudah hampir setahun ini belum diganti karena susah mencari ban yang ory.”jelasnya.

(Rizki/Tn)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )