Aneng Minta Nama Baik Kliennya dipulihkan Sesuai Putusan Pengadilan

Aneng Minta Nama Baik Kliennya dipulihkan Sesuai Putusan Pengadilan

HARIANSIBER.COM|KARAWANG- Aneng Winengsih SH, MH Pengacara Asal Subang mendatangi Polsek Klari, Kabupaten Karawang. Adapun maksud kedatangannya guna menemui petugas pembuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), karena kliennya insial R pada saat akan membuat SKCK diminta melampirkan putusan pengadilan. Jumat (24/09/2021)

R yang merupakan kliennya Aneng Winengsih ini pernah menjalani persidangan di pengadilan Negeri Karawang pada tahun 2015 silam dengan dugaan melakukan pembunuhan, akan tetapi klien nya tersebut di vonis bebas murni, bahkan sampai ketingkat Kasasi. Saat diwawancara aneng winengsih memenangkan kasus tersebut.

Dengan munculnya catatan pernah terlibat tindak pidana yang di cantumkan dalam SKCK yang dikeluarkan oleh Polsek klari tersebut, Aneng merasa sangat merugikan kliennya karena seolah olah kliennya benar bersalah melakukan pembunuhan.

“Klien saya sangat merasa keberatan dengan dicantumkannya kalimat pernah memiliki catatan dan keterlibat tindak pidana dengan dicantumkan kalimat pernah memiliki catatan atau keterlibatan tindak pidana sesuai putusan nomor 299/PID.B/2015.PN.KWG Tanggal 30 Desember 2015 yang memutuskan tdak terbukti bersalah” kata Aneng, Jumat (25/09/21).

Lanjutnya, dalam putusan pengadilan Negeri Karawang Nomor: 299/Pid .B/2015/PN.Kwg dan dikuatkan dengan putusan Mahkamah Agung Nomor: 395K/Pid/2016 sudah jelas dalam amar putusannya harus mengembalikan harkat dan martabat para terdakwa, dan dengan keterangan yang diperoleh dari petugas pembuatan SKCK di Polsek Klari berdalih bahwa dalam data di reskrim Polsek Klari masih tercatat pernah di tetapkan sebagai tersangka, berarti pihak kepolisian belum menjalan kan putusan pengadilan Negeri Karawang Nomor 299/Pid.B/2015/PN.Kwg dan putusan MA Nomor 395K/Pid/2016.

Advertisement

“berarti kalau masih tercatat ada data terlibat di Polsek klari berati dia belum menjalankan putusan tsb dong ,,,?”kata Aneng wanita berdarah sunda yang kini sedang menempuh gelar Doktor di salah satu Universitas di Jakarta.

Padahal kata Aneng. Waktu Kapolres Karawang dipimpin Hendi, dia minta maaf dan ia sampaikan melalui pengeras suara di masjid dekat tempat tinggal kliennya “waktu itu pak kapolres minta maaf di masjid dekat tempat tinggal klien saya” ucapnya.

Iapun menjelaskan dalam PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN dalam pasal 16 Ayat 1,2,3.

Ia meminta Polsek Klari segera membersihkan nama baik klien mereka sesuai putusan Pengadilan Karawang dan Putusan Mahkamah Agung “Sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Karawang dan Putusan Mahkamah Agung untuk memulihkan nama baik klien saya” tuturnya.

Diakhir kalimatnya Aneng meminta kepada Polsek Klari mengungkap kembali siapa pelaku pembunuhan karena kliennya sangat dirugikan.

“minta kepada Polsek Klari khususnya agar segera mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu sebenarnya jangan sampai di peti es kan, sehingga sampai sekarang klien saya masih di cap sebagai pelaku pembunuhan oleh aparat kepolisian” pungkasnya.

Dmn Hr

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )