APBD Kabupaten Blitar Tahun 2021 Mencapai 2,2 T, Berikut Rinciannya

APBD Kabupaten Blitar Tahun 2021 Mencapai 2,2 T, Berikut Rinciannya

HARIANSIBER.COM|BLITAR- DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Terhadap Nota Keuangan RAPBD 2021, pada Senin (12/10/2020). Di sini dipaparkan kekuatan APBD pada tahun 2021 mendatang yang dirumuskan sebesar Rp 2,2 triliun.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito dan didampingi Wakil Ketua DPRD, Abdul Munib, Susi Narulita K.D, Mujib dan Anggota DPRD Kabupaten Blitar. Turut hadir juga Pjs Bupati Blitar Budi Santosa, sekretaris daerah dan sejumlah kepala OPD dan sebagian mengikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Suwito menjelaskan, penyampaian penjelasan ini merupakan awal dari rangkaian pembahasan RAPBD 2021. “Setelah sebelumnya disampaikan Nota Keuangan TA 2021, Ranperda tentang APBD 2021 dan penjelasan Perbup Penjabaran RAPBD 2021,” jelas suwito dalam rapat.

Sementara Pjs Bupati Blitar, Budi Santoso menyampaikan penjabaran RAPBD 2021 mulai dari DAU, DAK, DBHCT, Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak. Dari APBD untuk pendapatan sebesar Rp 2,2 triliun rinciannya Dana Transfer pusat dan provinsi sebesar Rp 1,84 triliun, PAD sebesar Rp 2018 miliar, dan pendapat lain-lain yang sah sebesar Rp 86 miliar.

Sedang APBD untuk belanja sebesar Rp 2,24 triliun rinciannya, Belanja Operasi dan Modal Rp 1,9 triliun, Anggaran Tidak Terduga Rp 10 miliar, Belanja Transfer/Bagi Hasil Rp 12,3 miliar dan Bantuan Langsung DD, ADD dan BKK Rp 308 miliar.

Lalu pembiayaan dari SILPA Rp 36,3 miliar, serta penyertaan modal pada PT BPR Jatim Rp 1,450 miliar. “Saya berharap Ranperda APBD 2021 dapat dilakukan pembahasan bersama dan dapat disepakati sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” kata pjs Bupati usai rapat paripurna.

Ditemui usai paripurna Suwito mengapresiasi langkah bupati akan penanganan Covid-19 dengan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa. Hal ini sejalan dengan APBD perubahan tahun ini untuk diperkuat kembali di tahun mendatang demi memulihkan ekonomi masyarakat akibat pandemi ini.

“Jadi kita tetap harus fokus pada pemulihan ekonomi dengan berbagai program padat karya yang mengikutsertakan masyarakat secara langsung,” kata Suwito.

(Meidian Dona Doni)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )