Apresiasi Lembaga dan Insan Penanganan Covid-19, Walikota Blitar Harap Kegotongroyongan Terus Berlanjut

2 min read

HARIANSIBER.COM|BLITAR – Walikota Blitar Santoso memberikan apresiasi kepala instansi dan insan dalam penanganan Covid-19. Pada Kamis (7/4/2022) bertempat di Balai Kota Kusuma Wicitra disampaikan penghargaan untuk memberikan semangat untuk terus membantu Pemerintah Kota Blitar.

“Jadi mulai dari tenaga medis, perawat, lembaga perbankan, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, TNI Polri, dan yang telah membantu, kita berikan piagam penghargaan. Karena ini bagian kegotongroyongan dalam penanganan Covid-19 hingga Kota Blitar dinilai cukup berhasil,” kata Walikota Santoso usai penyerahan piagam apresiasi.

Santoso berharap kegotongroyongan ini bisa tetap berlanjut, mengingat Pandemi Covid-19 belum selesai. Sehingga harus tetap bahu-membahu bersama pemerintah utamanya dalam menggencarkan upaya pencegahan sosialisasi menjalankan protokol kesehatan.

“Harapan saya apresiasi hari ini menjadi pengikat atau ikatan batin antara pemerintah Kota Blitar dengan beliau-beliau dalam menjalankan pengabdiannya supaya tidak putus sampai disitu saja. Kapanpun dimanapun pada saat diperlukan kita siap membantu karena faktanya hingga saat ini Covid-19 belum tuntas,” harapnya.

Lanjut Santoso, masing-masing lembaga dan insan mempunyai peran berbeda namun saling bersinergi dalam menurunkan Covid-19 di Kota Blitar. Contohnya Universitas Negeri Malang Kampus 3 menyediakan kampusnya dijadikan rumah Isolasi Terpusat (Isoter), TNI Polri membantu dalam penegakan protokol kesehatan, juga relawan lain seperti pengantar ambulans tanpa sirine agar tidak menimbulkan kepanikan.

Kegotongroyongan seluruh elemen membuat Kota Blitar mendapat apresiasi pemerintah pusat. Hingga Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menjadikan Kota Blitar percontohan PPKM Level 1 Se-Jawa Bali dan New Normal.

“Mereka perannya sesuai keahlian masing-masing. Contoh kalau tenaga medis merawat pasien dengan baik. Lalu ada tentara langit yang membantu pemakaman oleh dari pemandian Kemudian pengkafanan. Begitu juga yang lain menyumbangkan keahlian konkretnya yang hingga saat ini pun harus terus dilakukan,” tandas walikota yang dikenal peduli wong cilik ini.

 

Penulis : MEIDIAN DONA DONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.