BBI Tanjung Raja Butuh Perhatian, Ini Solusi Dari Kadis Perikanan Lampura

BBI Tanjung Raja Butuh Perhatian, Ini Solusi Dari Kadis Perikanan Lampura

HARIANSIBER.COM| Lampung Utara – Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara kembali memantau keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten setempat, hal ini guna memastikan kondisi Balai Benih Ikan di Kecamatan tersebut, jumat (4/10/2019).

Balai Benih ikan Kecamatan Tanjung raja ini luas areanya mencapai hampir 2 hektar ini, saat ini memang kondisinya sangat minim perawatan sehingga dibutuhkan Perhatian dan Penanganan khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara khususnya Dinas Perikanan Kabupaten setempat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara, Sanny lumi, S.STP.MSi, menerangkan,” untuk menjadikan Kabupaten Lampung Utara Swasembada ikan dan Program Gemar makan ikan tercapai, kuncinya adalah di Balai Benih ikan, dan BBI yang ada mendapatkan Suport Anggaran sesuai dengan kebutuhan bagi Kelompok tani ikan diseluruh lampung utara.

Namun, kendala kita saat ini adalah Anggaran Operasional Balai Benih yang hanya 25 juta pertahun sudah termasuk honor dan Pakan ikan sedangkan untuk biaya Perawatan kolam tidak ada anggaran”, terang Sanny.

Kedepan, kita akan fokus kepada Balai Benih ikan karena BBI merupakan Jantungnya Perikanan juga kunci untuk Swasembada ikan, jika BBI sudah Produktif tentunya akan berdampak juga kepada Pendapatan yang berkelanjutan bagi Kabupaten Lampung Utara.

Senada disampaikan oleh Kepala Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Tanjung raja, Riwanto, menjelaskan,” kendala kita di BBI adalah minimnya dana Operasional sehingga membuat tidak maksimalnya Perawatan kolam di BBI, mengingat kolam yang ada di Balai ini mencapai 22 kolam tetapi yang berfungsi hanya 5 kolam saja, sementara yang lainnya mengalami kebocoran, minimnya Anggaran Operasional tentunya membuat kami yang di Balai Benih Ikan membuat kolam minim perawatan sehingga kolam mengalami bocor, bukan hanya itu untuk di Pakan ikan saja kita masih kurang dan belum mencukupi sesuai kebutuhan,” jelas Riwanto.

(Anton)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )