Brokohan Hari Lahir Bung Karno, Walikota Blitar Santoso Harap Masyarakat Warisi Semangat Api Perjuangan Proklamator

2 min read

HARIANSIBER.COM|BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar Brokohan memperingati Hari Lahir Bung Karno di Istana Gebang, Senin (6/6/2022) malam. Di rumah masa kecil Pahlawan Proklamator itu digelar selamatan bersama serta pagelaran seni wayang kulit.

Walikota Blitar Santoso memimpin langsung Brokohan didampingi dr Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim. Serta tamu hadir ada Danrem 081 dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso.

Peserta brokohan memanjatkan doa bersama dengan potong tumpeng. Lalu tumpeng dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Pemerintah juga memberikan bantuan paket sembako pada masyarakat kecil sekitar seperti tukang becak, pedagang kaki lima, memberi apresiasi pada warga yang ikut merawat rumah masa kecil bung karno.

“Malam hari ini tepat 6 Juni adalah hari lahir Bung Karno. Alhamdulillah kita peringati dengan cara brokohan yang secara kalau orang Jawa dulu etimologinya adalah berkah. Lahirnya Bung Karno ini adalah berkah dan rahmat dari Allah SWT, maka kita mendoakan arwah Proklamator Bung Karno diterima disisiNya,” ungkap Walikota Blitar Santoso usai menggelar Brokohan.

Santoso berharap brokohan di hari lahir Bung Karno sekaligus mengingatkan masyarakat tentang jasa-jasa Bung Karno. Sebagai pahlawan yang mempunyai semangat tinggi membebaskan bangsa dari belenggu penjajahan. Bahkan hingga kini pemikiran-pemikiran Bung Karno masih sangat relevan.

“Berkah ini salah satunya ajaran-ajaran dan semangat api perjuangan dari Bung Karno. Maka harus selalu diwarisi seluruh masyarakat Kota Blitar bahkan seluruh Bangsa Indonesia,” tandasnya.

Usai Brokohan masyarakat pengunjung Istana Gebang disajikan kesenian wayang kulit semalam suntuk. Wayang Kulit dimainkan dua orang dalam secara maraton memainkan lakon Lahirnya Gatotkaca dan Gatotkaca Dadi Ratu.

“Tanggal 6 Juni hari lahir Bung Karno ini merupakan salah satu tanggal penting rangkaian Bulan Bung Karno dalam satu bulan penuh di Bulan Juni. Dari yang pertama tanggal 1 Hari Lahir Pancasila, lalu hari ini Hari Lahir Bung Karno, dan pada 21 nanti Haul Bung Karno kita gelar kenduri bersama di Makam Bung Karno. Rangkaian ini mempunyai nilai budaya tinggi yang menarik tidak hanya wisatawan lokal bahkan hingga mancanegara,” pungkasnya.

 

Penulis: MEIDIAN DONA DONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.