Bupati Amru : Jika Ganja Sudah Dilindungi Regulasi, Pemkab Gayo Lues Akan Ajukan Permohonan Pada Kementerian Pertanian

Bupati Amru : Jika Ganja Sudah Dilindungi Regulasi, Pemkab Gayo Lues Akan Ajukan Permohonan Pada Kementerian Pertanian

HARIANSIBER.COM | GAYO LUES – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo menetapkan tanaman ganja sebagai salah satu tanaman obat komoditas binaan Kementerian Pertanian. Ketetapan itu termaktub dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian yang ditandatangani langsung Menteri Syahrul sejak 3 Februari 2020 lalu.

“Komoditas binaan Kementerian Pertanian meliputi komoditas binaan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan,” demikian bunyi diktum kesatu Keputusan Menteri Pertanian.

Kemudian, diktum kelima berbunyi, Direktur Jenderal dalam menetapkan komoditas binaan dan produk turunannya sebagaimana dimaksud dalam diktum keempat harus berkoordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Direktorat Jenderal teknis Lingkup Kementerian Pertanian, pakar/perguruan tinggi dan Kementerian/Lembaga.

Dalam Kepmen tersebut, dari total 66 jenis tanaman obat yang dibina Ditjen Hortikultura, ganja masuk dalam lampiran jenis tanaman obat yang dibina oleh Direktorat Jenderal Hortikultura. “Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum ketujuh.

Terkait hal tersebut, Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, mengungkapkan, jika memang sudah dilindungi oleh regulasi yang jelas dan pasti, maka Pemkab Gayo Lues akan mengajukan permohonan kepada Kementerian Pertanian, agar Gayo Lues bisa dijadikan sebagai wilayah binaaan pertama, untuk jenis tanaman obat-obatan “Ganja”.

“Bila disetujui dan harga stabil seperti sekarang, saya yakin Gayo lues akan menjadi kontributor untuk penerimaan Devisa Negara. Sekali lagi saya sedang berandai-andai. Andai negara melindungi, andai regulasi sudah pasti dan andai harga stabil, Gayo lues Mandiri dan sejahtera yang menjadi impian akan jadi kenyataan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ganja sendiri selama ini masuk dalam jenis narkotika golongan I menurut Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Selain ganja, jenis narkotika golongan I yang lain adalah sabu, kokain, opium, heroin. Izin penggunaan terhadap narkotika golongan I hanya dibolehkan dalam hal-hal tertentu.

UU Nomor 35/2009 juga melarang konsumsi, produksi hingga distribusi narkotika golongan I. Setiap orang yang memproduksi atau mendistribusikan narkotika golongan I ini, diancam hukuman pidana penjara hingga maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Sementara bagi penyalahguna narkotika golongan I diancam pidana paling lama 4 tahun.

Liputan:Dosaino

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )