Bupati Batang Hari M.Fadhil Arief SE Membuka Kegiatan Whorkshop LAD-BSBR

3 min read

Hariansiber.com|Batang Hari –Bupati kabupaten Batang Hari M.Fadhil Arief SE Selasa(14/06/2022) pukul 11.00 wib membuka kegiatan Whorkshop LAD-BSBR kabupaten Batang Hari,bertempat di balai adat LAD-BSBR kabupaten Batang Hari.

Acara di hadiri oleh Bupati Batang Hari Ketua DPRD Batang Hari Anita Yasmin SE, Kapolres Batang Hari AKBP.M.Hasan SIK.MH, Kejari Batang Hari Sugi Carvalo SH MH,Humas pengadilan negeri Muara Bulian Ruben Harianja SH, ketua LAD-BSBR Batang Hari Drs.Fathuddin Abdi SM, HK MM, kementerian agama Batang Hari dan undangan.

Ketua panitia pelaksana Whorkshop LAD-BSBR Sihamudin (cik Din) syukur Alhamdulillah Kami ucapkan terima kasih kepada Datok pejabat dan nyai Mudo yang hari ini hadir di hadapan kami

Cik Din melaporkan di kegiatan ini , LAD-BSBR Batang Hari akan menyerahkan 8 unit kendaraan roda dua untuk LAD kecamatan ,kami berharap dengan adanya whorkshop ini lemabaga adat daerah kabupaten Batang Hari mampu bersinergi bersama pemeritah Batang hari tangguh.

Selain itu Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari akan memberikan pembekalan tentang restoratif justice,budaya dan sejarah kabupaten Batang Hari,kata cik Din.

Ketua LAD-BSBR kabupaten Batang Hari Drs.Pathuddin abdi SM.HK.MM dalam sambutannya mengatakan pada cara Kito hari ko nang jauh lah di layang surat nang dekat la sebut dengan cakap .demi suksesnya acara Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari ,kata Fathudin.

Problem dalam penegakan hukum seperti hukum adat sering kali berbentur dengan hukum negara ,bagaimana mungkin lembaga yang telah resmi dalam perda tidak bisa berbuat banyak dengan hukum adat .

ikon Tapa malenggang artinya pejuang dalam logo tapa malenggang masih banyak peninggalan yang harus di gali dan di ungkap dari sejarah tersebut ,kemudian
dari arti Tapa Malenggang kami berharap akan hadir pula nama jalan dan tempat wisata yang akan menjadi ikon di kabupaten Batang Hari sesuai dengan logo tapa malenggang .

Ketua LAD-BSBR Batang Hari menceritakan sejarah Pada tahun 1502 pada masa Rangkayo hitam kita belum mengenal abjad dan masih berupa tulisan Arab Melayu untuk itu kami ingin kembali membangkitkan sejarah serta mengajarkan kembali tulisan Arab Melayu dengan bekerja sama dengan tenaga pendidik dari kementerian agama kabupaten Batang Hari.

Selain itu Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari juga akan menggerakkan restoratif justice untuk itu kita akan berkordinasi dengan OPD terkait di pemerintahan kabupaten Batang Hari.kata Fathudin .

Bupati kabupaten Batang Hari m.fadhil Arief SE dalam pidatonya Mengapresiasi kegiatan Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari di mana pada hari ini kita lihat ketua DPRD Batang Hari dan aparat penegak hukum semua hadir di sini ,ini menunjukan adanya sinergi yang kuat dari LAD-BSBR Batang Hari dengan instansi tersebut.,kata Bupati.

Bupati Batang Hari berharap Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari terus bersinergi dengan pemerintah Batang Hari tangguh dan juga bagaimana kita menjaga filosofi dahulu serta mengembalikan Marwah yang sekarang hampir hilang ,untuk itulah muatan lokal yang menjadi bagian Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari bisa berdampak dalam menjaga Marwah sertabdapat memberikan 0engetahuan tentang sejarah ,budaya berdirinya kabupaten Batang Hari pada generasi penerus kita,kata bupati

Bupati Fadhil menceritakan pada zaman kerajaan peranan seorang raja sangatlah penting di mana raja berpungsi memimpin daerah yang d pimpinnya serta bertanggung jawab dengan hukum sekaligus menentukan hukuman bagi pelanggarnya,namun seiring waktu perubahan zaman maka semua berubah dari kerajaan menjadi pemerintahan dan hukum di jalankan oleh stechholder/penegak hukum negara tetapi hukum adat akan terus berdampingan dan sejalan bersama hukum negara ,kata bupati Batang Hari M.Fadhil Arief SE secara resmi membuka Whorkshop LAD-BSBR Batang Hari.

Pembukaan workshop Lembaga Adat Daerah Bumi Serentak Bak Regam ( LAD-BSBR) kabupaten Batang Hari oleh Bupati Batang Hari M.Fadhil Arief SE di akhiri dengan pembacaan doa.

(Aspin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.