Bupati Nisbar Gelar Konfrensi Pers

Bupati Nisbar Gelar Konfrensi Pers

NHARIANSIBER.COM|NISBAR – Bupati Nisbar bapak FADUHUSI Daely. S. Pd. Didampingi SEKDA nisbar bapak Prof. Dr. Fakhili Gulö. Asisten adm. Umum Rosedi Daely. SE. MM. Staf Ahli Bupati Hadrianus Hia. S. Pd. MM. Kadis kominfo Faigizatulö Halawa. S. Pd. MM. Serta sejumlah pimpinan OPD lingkup pemkap. Nisbar diantaranya kadis sosial. Drs. EKONOMI Daely. MM. KA BPBD. Drs Filito Daely. MH. Kadis kesehatan Rahmati Daely. M. kes. KA. Bappeda Sabahati Gulö. Plt. KA. BKD Nehemia Daely. S. Ap. plt. Kadis pariwisata ELVIRA Manik. SE. Plt. Kadis Perizinan Dan penanaman modal salome waruwu. S. Pd. MM. Dan kabag Proac Dameria Zebua. MM. Serta sejumlah awak media Mitra pemerintah kabupaten Nisbar.

Arahan dan bimbingan bupati nisbar menyatakan keterbukaan informasi merupakan harapan kita bersama yang membantu dalam menyebarluaskan informasi tentang apa saja kegiatan rutinitas. Pemerintah, kerja sama dengan media sangat penting sebagai social control terhadap kinerja pemerintah. Para wartawan media juga selama ini banyak memberikan kritik sebagai bahan evaluasi dan intropeksi bagi kami. Pemerintah dalam menjalankan kegiatannya dan kita tidak alergi untuk itu. Namun sangat diharapkan bila ditawarkan juga solusi yang bisa membangun sehingga terjalin baik hubungan kemitraan itu. Akhir-Akhir ini mencuat kasus desa taraha kecamatan mandehe utara dimana kami sebagai pemerintah telah mengambil langkah diskresi dengan menon-aktifkan sementara kades Ybs dan bila nanti kita temukan hal-hal yang menunjukkan perbaikan, maka bukan tidak mungkin kita aktifkan kembali, ungkap bupati

Saat ini virus Corona sudah tiba di pulau nias yang dibuktikan hasil pemeriksaan dinas kesehatan kota gunungsitoli bahwa sudah satu orang yang status positif. Oleh karena itu. Kita harus lebih waspada dan terus berdo’a. Lockdown sulit kita lakukan di Indonesia. Mengingat sulitnya dalam pemenuhan kebutuhan warga negara.ketika diterapkan lockdown maka semuanya pintu di tutup dan kesulitan semakin kita rasakan. Ujar bupati

Kegiatan pemerintah selama ini fokus pada percepatan penanganan dampak covid-19 melalui berbagai jenis bantuan sosial seperti PKH. Sembako pangan.BST Kemensos.BLT dana desa. JPS provinsi. BLT hamba tuhan dan bansos tunai kabupaten. Masalah yang sering muncul adalah. “DATA “yang kurang akurat. Disini kita sering di sorot dan hal tersebut wajar. Oleh itu kita terus cari solusi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Kita sudah me nakeuh dapat JTMJ tidak kita inginkan. Kita sudah me nakeuh dapat JTMJ 7 perluasan sembako panyang warga yang difasilitasi BANK mandiri lebih delapan ribu kepala keluarga dan itu kita syukuri. Tutur bupati

Jumlah dana yang kita canangkan dalam penanganan covid-19 yang bersumber dari refokusing dan realokasi anggaran tahun 2020 sebesar 22 miliaran rupiah dan hingga saat ini yang sudah kita gunakan hanya sekitar 6 Miliar rupiah lebih dan masih 16 miliar rupiah lagi dana kita. Bila Virus corona berhenti hari ini, maka dana tersebut masih utuh dan bisa kita gunakan dalam kegiatan pemerintah sebagai mana biasanya. Papar bupati.

Seterusnya, Sekda menambahkan kata. Bahwa memasuki fase New normal maka kita diharuskan menerapkan tanaman normal baru dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Kita harus hidup bersama-Sama dengan Virus corona dan oleh karena itu kita di tuntut untuk mampu mengendalikan diri, mawas diri akan pendemi Virus Corona. Oleh karena kita saat ini berteman dengan corona. Maka sesama bis kota dilarang saling mendahului. Oleh itu kita menjaga jarak, pakai masker Dan sering cuci tangan artinya yang sakit pakai masker. Dan yang sehat juga pakai masker maka penyebaran virus corona hanya sekitar 1% lebih. Tetapi bila yang sakit tidak pakai masker Dan yang sehat juga tidak memakai masker, maka penyebaran Virus korona bisa mencapai 95% lebih, sekarang ini kita sedang menunggu peraturan Gubernur tentang tatanan normal baru yang segera akan diberlakukan. Tutur SEKDA

Bupati tanggapi keluhan yang disampaikan beberapa awak media, bahwa terkait wabah penyakit ternak babi yang telah dan melanda kususnya nisbar. Dimana beliau sangat prihatin terhadap banyak ternak babi warga mati akibat wabah yang menyebar saat ini, surat edaran beliau (Bupati) beberapa bulan yang lalu perihal penyebaran wabah penyakit ternak babi di pulau NIAS, agar kepala desa mendata ternak babi yang mati kususnya Di Nisbar, sedangkan bagaimana bentuk kepedulian pemerintah Nisbar terhadap musibah ini, beliau mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian apakah dana covid-19 bisa di arahkan sedikit untuk membatu peternak babi terhadap pengadaan “bibit”baru,atau juga kita kaji “apakah dana desa bisa disarankan akan hal ini.pungkas bupati.

(HS. ARIUS MENDRÖFA)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )