Covid 19 Jualan Sepi, Kadin Minta BUMD Tanjungpinang Gratiskan Lapak Pedagang

Covid 19 Jualan Sepi, Kadin Minta BUMD Tanjungpinang Gratiskan Lapak Pedagang

HARIANSIBER.COM|TANJUNGPINANG – Ketua Kamar Dagang (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau, Alfan Suhairi meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang mengratiskan biaya sewa lapak.

Baca juga : 

Pandemic Covid 19, BUMD Tunggu Pemko Tanjungpinang Atasi Keluhan Pedagang

Hal tersebut ditegaskan, Alfan setelah BUMD Tanjungpinang masih memungut Biaya retribusi sewa lapak Pasar, Anjung Cahaya, Melayu Squer, dan Akau Potong Lembu kepada para pedagang.

Baca Juga :

Ketua Komisi II DPRD Kepri Minta BUMD Gratiskan Biaya Sewa Lapak Selama Covid 19

“Itu memang harus digratiskan, sekarang lagi kesulitan ekonomi seperti ini jadi dia bukan hanya mengejar profit (Keuntungan, red),” tegas Alfan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis(2/4) sore.

Baca Juga : 

Pasca Merebak Covid 19, Perpat Minta BUMD Tanjungpinang Punya Kebijakan Untuk Pedagang

Alfan menjelaskan BUMD ini adalah perpanjang tangan Pemerintah yang mempunyai dua fungsi yaitu Fungsi Sosial dan Fungsi Ekonomi.

Baca Juga : 

Covid 19, Walikota Tanjungpinang di Minta Ambil Keputasan Mengenai Sewa Lapak

“Tetapi lebih penting untuk fungsi ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Jadi bukan hanya menjalankan keuntungan saja,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai orang yang duduk di Direksi BUMD Provinsi Kepulauan Riau, Ia mengetahui BUMD itu dibiayai oleh Pemerintah. Apalagi, disaat Urgensi seperti ini, Pemerintah harus turun tangan.

Ketua Kadin Provinsi Kepri, Alfan Suhairi

“BUMD ini saham Pemerintah, Punya Pemerintah jadi disaat seperti ini, seharusnya fungsi BUMD harus menjadi Bapak angkat bagi para UMKM. Kalau anggarannya kurangkan tinggal dia (BUMD, red) minta sama Pemerintah saja. Apalagi, disaat wabah Covid 19 seperti ini,” ungkapnya.

HS – BUDI Arf

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )