Data Vaksinasi Di Nisel Covid-19 Diduga dimanipulasi

3 min read

HARIANSIBER.COM|NISEL – Data vaksinasi covid-19 di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara dimanipulasi. Pasalnya banyak masyarakat penduduk Nias Selatan dan bukan penduduk Nias Selatan yang berdomisili serta tinggal menetap di Kota Medan, telah terdaftar vaksinasi Covid-19 dosis I di Nias Selatan.

Hal ini diketahui ketika mereka mendaftar vaksinasi Covid-19 beberapa hari lalu di Medan di tolak, karena nama dan NIK mereka telah terdaftar di Poli Polres Nias Selatan.

Sama Loi, warga Deli Serdang menuturkan bahwa ia ditolak vaksin beberapa hari lalu, disebabkan data kependudukannya telah tercatat dan terdaftar di Nias Selatan.

“Ketika saya mendaftar, saya ditolak karna NIK saya sudah tercatat telah melakukan vaksinasi di Nias Selatan” Ujar Sama Loi.
Sama loi merasa heran datanya terdaftar di Nias Selatan sementara KTP nya bukan Nias Selatan. “KTP saya Deli Serdang, dan saya sudah tinggal di sini 8 tahun,” Tuturnya.

Menurutnya bukan hanya dirinya saja yang mengalaminya tetapi banyak juga orang Nias yang tinggal di Medan mengalami hal yang sama dengannya.

Hal itu di ungkapkan oleh Hasatulo Harefa, warga Deli Serdang, ia mengatakan jika dia ditolak ketika mendaftar vaksinasi beberapa hari lalu, karna kependudukannya sudah terdaftar di Nias Selatan.

“Ketika saya mendaftar vaksinasi di Pasar IV Marelan, saya ditolak dengan alasan NIK saya sudah terdaftar vaksinasi di Polres Nias selatan, dan begitu juga dengan istriku,” ungkapnya.
“Saya merasa heran data kependudukan saya bisa terdaftar di Nias Selatan sementara KTP Deli Serdang. Saya sudah tinggal di sini sekitar 6 tahun,” tambahnya.
Tak hanya dirinya dan istrinya yang mengalami hal tersebut, ia menyebut bahwa ada sekitar 20 orang warga Nias pada saat itu yang mengalami hal yang sama dengannya.
Mereke merasa keberatan karna mereka belum sama sekali divaksin di Nias Selatan.
Berdasarkan penelusuran pada lama pedulilindungi.id tercatat bahwa nama dan NIK atas nama Sama Loi dan Hasatulo Harefa, serta beberapa nama lainnya sudah terdaftar vaksinasi Covid-19 Dosis I di Poli Polres Nias Selatan.

Kadis kesehatan Nias Selatan, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Berkat Baene saat ditemui di kantornya mengatakan bahwa data yang sudah tercatat di vaksin tapi belum di vaksin, itu karna data kependudukannya belum tervalidasi.

“Ya kita tidak tau, itu kan sistem. Yang membuat sistem itu kan pusat, namanya juga sistem kan pasti ada errornya”, ucapnya.
Ia menyebut bahwa bukan Dinas Kesehatan yang menginput data vaksinasi itu di aplikasi. Setiap Puskesmas punya aplikasi untuk menginput. Kami hanya memanage daripada pelaksanaannya.

“Kalau dia tercatat vaksin di Puskesmas, berarti yang menginput datanya di aplikasi adalah dari Puskesmas. Kalau tercatat vaksin di Polres berarti yang menginput datanya di Polres, karena Polres juga memiliki akun aplikasinya”, jelasnya.

“Masyarakat yang sudah tercatat namanya tapi belum divaksin, agar dapat menghubungi nomor Hotline Vaksinasi. Kita tetap layani mereka dan tetap akan divaksin sambil memperbaiki datanya”, tambahnya.

Kabid P2P itu menghimbau agar masyarakat yang masih belum divaksin dapat menghubungi Hotline Pelayanan Vaksinasi Nias Selatan di nomor: 0852-3415-XXXX. Atau Hotline Vaksinasi pos pelayanan Nias Selatan – Kota Sibolga di nomor: 0853-5858-XXXX an. Nick Gulo, dan nomor Hp: 0852-9607-XXXX an. Alimuba Siregar.

Pihaknya sudah membuka posko pelayanan dibeberapa daerah, diantaranya: Pelabuhan Sibolga, di Singkil, Riau, dan juga di Medan.
Sementara Kapolres Nias Selatan, Reinhard Nainggolan, ketika dikonfirmasi melalui via pesan WhatsApp, mengarahkan awak media untuk menanyakan hal itu di nomor Hotline Keluhan Vaksinasi.

“Silakan hubungi Hotline di nomor Hp : +62 852 3415XXXX. Saohagolo”, katanya.
Tim Hotline Vaksinasi, saat ditemui pada Rabu (29/12/2021), menyampaikan bahwa data yang sudah tercatat vaksin di aplikasi tapi belum divaksin itu dikarenakan NIK bermasalah.

“Ada sekitar 20.000 NIK belum terkoneksi ke Dukcapil. Dua kendala itu lah, yang sudah terinput dan belum terinput”, sebutnya.
Tim Hotline Vaksinasi menghimbau kepada masyarakat yang masih belum divaksin yang sudah tercatat namanya di aplikasi, masih bisa divaksin, dengan menghubungi Hotline Vaksinasi di nomor: 0852-3415-6641.

Mesiana Bu’ulolo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.