Di Buol Realisasi Serapan DD dan ADD  Lambat Dilaksanakan

Di Buol Realisasi Serapan DD dan ADD Lambat Dilaksanakan

HarianSiber.com BUOL-Serapan Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokoasi dana Desa (ADD) dikabupaten buol tahun 2020 belum mencapai 80 persen padahal sudah masuk di triwulan (TW) ketiga atau sembilan bulan.pasalnya dari 108 desa baru 20 desa yang selesai membuat laporan pertanggungjawaban dan sebagian besar desa lain belum sehingga mempengaruhi tahapan pencairan.hal itu disampaikan Rahman Makatu kasih pengelenggaraan pemerintahan  Desa,Dinas Pemberdayaan masyarakat desa pemberdayaan perempuan dan perlindungan  anak (DPMD-P3 A,  senin (7/9/20).

Ia mengatakan lambatnya tahapan pencairan dikarenakan LPJ kepala desa (kades) pada anggaran sebelumnya belum masuk kedinas padahal uang sudah masuk dimasing-masing rekening desa untuk di cairkan, sebab LPJ merupakan syarat proses pencairan dana tahap berikutnya. Dinas tehnis sudah berupaya menghimbau maupun menyurati desa-desa agar secepatnya membuat laporan agar tidak mendapat kendala namun sebagian desa tidak serius menanggapi permintaan tersebut.Saat ini baru 20 kades melaporkan LPJ itupun belum keseluruhan syarat dipenuhi sehingga dikembalikan dari keuangan untuk dilengkapi.

Dijelasknnya untuk DD sekabupaten buol sebesar Rp 94 milyar dikurangi biaya covid 19 sebesar Rp 1 Milyar sehingga berkurang menjadi Rp 93 Milyar.Untuk serapan anggaran DD pada tahap kedua ini sudah 80 persen di cairkan semua desa dan untuk 20 persen hingga mencapai 100 persen  dananya sudah masuk direkening desa namun harus membuat dulu LPJ tahap sebelumnya baru dapat di ajukan. Sementara ADD sebesar kurang lebih rp 50 milyar di tahap kedua 40 persen dari seluruh desa baru 20 desa yang mengajukan dikeuangan dan selesai buat pertanggungjawaban itupun masih ada yang kurang pensyaratannya sehingga belum dapat dcairkan.”keterlambatan pencairan ADD bukan didinas tapi di desa selaku pengguna anggaran kami sudah berusaha bahkan turun kedesa langsung untuk menanyakan kendala tersebut namun hasilnya sebagian melaksanakan sebagian lagi masih menunda-nunda pembuatan pertanggungjawaban.”pungkas Rahman Makatu

Wartawan : Rustam

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )