DI DUGA OKNUM SATPOL PP DAN KEPALA TERMINAL WIROSARI MEMINTA SETORAN PARKIR  500 RIBU RUPIAH / BULAN KE PETUGAS PARKIR TERMINAL WIROSARI

2 min read

GROBOGAN ( Jawa Tengah ) , hariansiber.com – Kebersihan agar berdampak pada kenyamanan seperti para pedagang , agen tiket bus serta para penumpang bus yang naik turun di terminal Wirosari Kabupaten Grobogan kini tak lagi di dapatkan .

Pasalnya Terminal Tipe C yang berada di jalan Purwodadi – Blora saat ini sangat terlihat kumuh ,gersang , dan sempit . Tidak hanya tumpukan sampah di setiap sudut terminal namun juga halaman parkir yang sudah tidak lagi beraspal yang mengakibatkan becek saat hujan , semakin memperlihatkan potret buruk pengelolaan terminal tersebut oleh dinas perhubungan Kabupaten Grobogan .

Dengan melihat kondisi Terminal Wirosari yang sangat memprihatinkan , mencerminkan seperti tidak ada anggaran untuk di alokasikan ke terminal tersebut .Dari berbagai keterangan yang berhasil di himpun oleh hariansiber.com ,para pedagang di dalam terminal dalam setiap tahun selalu membayar kontrak kios 2 juta rupiah dan setiap bulan masih di tarik 27 ribu rupiah untuk restribusi . Tidak hanya pedagang di kios saja , para penjual tiket bus setiap harinya juga membayar 5 ribu rupiah .Jumat ( 01/04/2022 )

” Kami ini selalu bayar Restribusi , tapi kok ya masalah kondisi terminal yang kumuh dan sempit pemerintah tidak pernah memperhatikan ”
Ucap salah satu pedagang di terminal yang enggan di sebutkan namanya.

Dari hasil penarikan Restribusi yang masih di tambah dengan penghasilan parkir yang mencapai 12 juta rupiah tiap bulannya , sepertinya belum cukup bagi PemDa Grobogan untuk melakukan perbaikan Terminal .

Dari omset parkir yang tinggi , Dinas perhubungan hanya meminta setoran Rp. 2.400.000 / bulan . Sisanya selain untuk petugas parkir juga di duga Dari oknum Satpol PP dan Kepala Terminal juga meminta jatah setoran tiap bulannya .( RED )

Penulis : Suwarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.