Diduga Ingin Punya HP, Pelaku Tega Bunuh Teman Sendiri

Diduga Ingin Punya HP, Pelaku Tega Bunuh Teman Sendiri

HARIANSIBER.COM – MALANG. Satreskrim Polres Malang gelar Press Release ungkap kasus Pembunuhan anak di Ladang Singkong Kec. Kalipare, Kab. Malang. Selasa (1/12/20).

Di Lobby Polres Malang pada pukul 13.00 WIB, dihadapan awak media Kapolres Malang Akbp Hendri Umar S.I.K, M.H., menyampaikan bahwa Modus Operandi yang di lakukan adalah Pelaku mencekik korban dengan menggunakan tangan kosong sehingga korban kehabisan nafas, kemudian pelaku mengambil barang milik korban.

“Tersangka yang berinisial
RDS (Lk) usia 20 th adalah warga Ds. Sukowilangun Kec. Kalipare Kab. Malang, sedangkan untuk korban adalah Aditya Pratama usia 13 th warga dusun Kampung Baru desa Sukowilagun Kecamatan Kalipare.” terang Kapolres.

Lanjut Kapolres, kejadian terjadi pada hari Jumat, tanggal 27 November 2020, sekira pukul 03.00 WIB di kebun singkong yang terletak diarea hutan sukowilangun Kec. Kalipare Kab. Malang.

Dari hasil penangkapan tersebut, Satreskrim Polres Malang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti :
– 1 (satu) ikat pinggang warna hitam
– 1 (satu) buah korek api.
– 1 (satu) pasang sandal milik korban.
– 1 (satu) buah handphone realme warna hijau milik korban.

Dari perbuat tersebut Pelaku dikenakan Pasal yang dipersangkakan : Pasal 80 ayat 3 jo 76 C UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Setiap orang yang melakukan kekejaman, kekerasan atau ancaman kekerasan atau penganiayaan terhadap anak
yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ancaman : 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak 200.000.000,-.

Atau Pasal 340 KUHP, “Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena
pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.”

Serta Pasal 338 KUHP “Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.”

Dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP
Pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. Apabila menyebabkan kematian maka diancam pidana 15 tahun penjara.

Wartawan : Bang Jarwo

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )