Ole777

Ole777

Ole777

Ole777

Ole777

Ole777

Ole777

Ole777

https://ole777.rent/

Diduga berpesta miras, Kades Tanjung Kelit diminta mundur dari jabatannya, warga blokir kantor desa

2 min read

HARIANSIBER.COM|Lingga,Kepri- Masyarakat Desa Tanjung Kelit mengadakan rapat terbuka Sebagai bentuk tindak lanjut dari keinginan masyarakat Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, terhadap keinginan mereka untuk melengserkan Mursidi dari jabatan Kades Tanjung Kelit. Kegiatan tersebut berlangsung dihalaman masjid babrtahman, Jumat (5/7/2024)

Rapat yang di pimpin langsung oleh ketua BPD, Arman dan di dampingi empat orang anggota H. Zaini, suani, Jenita dan Rita ukur. Dan dihadiri juga oleh masyarakat bersama Perangkat Desa ,Kepala Dusun I, dan para Ketua RW dan Ketua RT menghadiri acara ini.

Pada agenda rapat yang dilaksanakan ini, Kedes juga diundang, tapi sangat disesalkan oleh Ketua BPD dan seluruh anggota rapat yang hadir, Kades bernama Mursidi itu tidak hadir.

Untuk diketahui, rapat yang dilaksanakan ini dalam rangka membahas tentang aspirasi masyarakat Desa Tanjung Kelit yang menginginkan Kades turun dari jabatannya sebagai Kades Tanjung Kelit, hal ini berawal dari prilaku Kades yang pernah diberitakan media Tribun satu,terkait kejadian dugaan pesta miras bersama cewek-cewek cantik dikota Tanjung pinang itu.

Dalam rapat tersebut, Ketua BPD beserta anggotanya tidak keberatan untuk merekomendasikan surat aspirasi masyarakat yang sudah dibubuhi tanda tangan warga itu kepada Bapak Bupati Kabupaten Lingga, karena sebagai BPD katanya “Kami siap menampung aspirasi masyarakat, jika memang aspirasi itu bisa ditindak lanjuti, akan kami lakukan” demikian ungkap Ketua BPD Arman.

Pada kesempatan ini Kepala Dusun1 mengungkapkan pendapatnya, jika saja Kades Tanjung Kelit itu menghadiri rapat yang baru saja digelar itu, mungkin jika Kades bicara terbuka dan ada etikat baik untuk meluruskan permasalahan yang sudah terjadi, mungkin masyarakat akan berpikir juga, mungkin masyarakat akan luluh hati.

Namun yang sangat disayangkan masyarakat, sejak kejadian itu dan sampai saat ini, Kades tidak pernah menampakkan mukanya dihadapan warga, itulah yang memancing gejolak ini, demikian dijelaskan Ketua Dusun I kepada kami wartawan media ini.

Disini perlu juga kami sampaikan, rapat yang digelar hari ini, memutuskan untuk memblokir Kantor Kepala Desa, karena mereka kesal terhadap Kepala desa yang dianggap mereka tidak berjiwa besar, kenapa sejak kejadian dugaan pesta miras itu tersebut, sampai hari ini Kades baru satu kali masuk kantor dan sampai hari ini tidak juga menampakkan mukanya.

Setelah rapat ditutup, tak berselang lama masyarakat secara serentak mendatangi Kantor Desa Tanjung Kelit, dan langsung melakukan pemblokiran dengan memasang palang kayu di pintu dan halaman Kantor Desa Tanjung Kelit.

Media ini mencoba menghubungi Kepala Desa Mursidi tapi sangat di sayangkan HP nya tidak aktif.

(HS/Rusli)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *