Disdag Lampura Tepis Adanya Bahasa Titipan Migor di Kantor

1 min read

HARIANSIBER.COM|Lampung UTARA – Operasi pasar minyak goreng (Migor) yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara pada senin (21/2) kemarin, dan sempat ada bahasa titipan orang, itu di tepis langsung oleh Hendri.

Itu semua tidak benar, karena disaat operasi pasar sedang berlangsung massa berkerumun dan melanggar prokes sehingga operasi pasar dihentikan oleh Satgas Covid-19 Lampung Utara, dan sisa migor yang belum dibagikan kita bawa kembali kedalam ruangan Kantor Dinas Perdagangan.

Hal tersebut disampaikan Kadis Perdagangan Lampung Utara, Hendri, usai menghadiri rapat diruang Komisi II DPRD Lampung Utara hari ini. Rabu (23/2/2022).

Dijelaskan Hendri, Senin (21/2) Kemarin, Pemkab Lampung Utara melalui Dinas Perdagangan menggelar Operasi pasar yang kita pecah menjad tiga titik lokasi berbeda, Pasar Central, Pasar Dekon, dan Kantor Dinas Perdagangan, namun karena sesuatu hal dan situasi tidak kondusif karena melanggar prokes sehingga operasi pasar dihentikan oleh Tim Satgas Covid-19 Lampung Utara.

Dalam waktu dekat ini Dinas Perdagangan akan menggelar operasi pasar lanjutan dengan melibatkan desa yang ada di Kabupaten ini, kita distribusikan melalui desa, nanti desa yang akan membagikannya sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa. Kendati denikian, terkait jumlah besaran kuota migor belum bisa di pastikan jumlahnya.” jelas Hendri.

(Anton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.