DPRD Barsel : Pemerintah Itu Harus Hadir Untuk Membantu Masyarakat

2 min read

HARIANSIBER.COM, BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) meminta agar pemerintah daerah melalui instansi terkait membantu atau mempermudah pengusaha galian C yang berstatus ilegal mengurus segala perijinannya agar menjadi legal atau memiliki perijinan yang lengkap sesuai dengan ketentuan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Barsel, Ir. H.M. Farid Yusran, MM kepada awak media seusai memimpin Rapat Dengar Pendapat(RDP) gabung Komisi I, II dan III dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) dan Camat se-Barito Selatan, di ruang rapat gabung komisi DPRD setempat, Rabu (6/4).

“Pemerintah itu harus hadir untuk membantu masyarakat, bukan mempersulit masyarakat, begitu juga halnya dengan pengusaha galian C di Barsel ini, mereka juga merupakan bagian dari masyarakat, yang selama ini mengeluh sukarnya mengurus perijinan galian C, karena harus ke pemerintah pusat” ucap Ketua DPRD Barsel, Ir. H.M. Farid Yusran, MM.

Lanjutnya, disitulah pentingnya keberadaan pemerintah daerah, harus hadir untuk mempermudah hal itu.

“Jangan biarkan masyarakat atau pengusaha berkerja menambang ilegal terlebih bila usaha/pekerjaan mereka itu untuk urusan penghidupan juga untuk kepentingan umum, bantu mereka supaya apa yang mereka kerjakan menjadi legal, memiliki perijinan lengkap,” tegasnya.

Disisi lain ,Ketua DPRD Barsel, Ir. H.M. Farid Yusran, MM menekankan bahwa dengan lengkapnya perijinan yang mereka miliki secara langsung atau tidak langsung akan membantu pemerintah daerah dari sektor pajak atau retribusi yang mereka bayar.

“Tentunya, kami dari DPRD mendorong pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait untuk melakukan hal-hal strategis, hadir membantu masyarakat dalam hal ini pengusaha galian C ilegal menjadi legal, sehingga pada akhirnya justru memberi dampak positif bagi daerah itu sendiri,” pungkasnya.

(N-S).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.