DPRD Kabupaten Blitar Gelar Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021, Bupati Sampaikan Peningkatan Pendapatan

2 min read

HARIANSIBER.COM|BLITAR – DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, pada Kamis (23/6/2022). Dalam rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, M Rifai menghadirkan Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Wakil Bupati Rahmat Santoso untuk membacakan laporannya.

Bupati Blitar Rini Syarifah membacakan secara angka-angka laporan penggunaan keuangan APBD  Kabupaten Blitar di tahun 2021. Mulai dari pendapatan daerah dalam APBD tahun 2021 terealisasi sebesar Rp 2.467.651.406.772,43 atau 105,74% dari Target Pendapatan Daerah.

Realisasi pendapatan di tahun 2021 tersebut lebih tinggi Rp 211.778.089.943,30 atau 9,39%, dibandingkan realisasi Tahun 2020 yang pendapatannya 2.255.876.316.829.13. Di mana Realisasi Pendapatan Daerah tersebut salah satunya didukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 407.530.973.690.43.

”Target Pendapatan Daerah melebihi 100%, diangka 105,74%. Pencapaian tersebut naik sebesar 9,39% dari tahun 2020,” Kata Bupati Rini Syarifah.

Lebih Rinci, lanjut Bupati. Realisasi Pendapatan Daerah sebesar Rp 2.467.651.406.772,43 itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 407.530.973.690,43, Pendapatan Transfer sebesar 1.966.462.10,82. dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar 93.658.423.000.

Sedangkan Belanja dan Transfer Tahun Anggaran 2021 yang terealisasi sebesar Rp 2.294.172.722.399,62 atau 92,44% dari Anggaran Belanja, lebih tinggi 11.234.965.494,5 atau 0,49% dibandingkan realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar 2.282.937.756.905,57. Sehingga terdapat Surplus yang diperoleh dari Pendapatan dikurangi Belanja dan Transfer sebesar 173.478.684.372,81.

Untuk Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2021 terdiri dari Penerimaan Pembiayaan yang terealisasi sebesar 149.485.658.527,93 dan Pengeluaran Pembiayaan yang terealisasi sebesar 1.450.000.000. Sehingga terdapat Pembiayaan Netto sebesar 148.000.035.658.527,93 dari Surplus/ Defisit antara Pendapatan Daerah dan Belanja ditambah Transfer dan Pembiayaan Netto dapat diketahui Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar 321.514.342.900,74.

Bupati juga menyampaikan bahwa, hasil audit BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Blitar Tahun 2021 adalah Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Diakhir Rapat Paripurna, Bupati secara simbolik menyerahkan dokumen Rancangan Peraturan Daerah kepada Wakil Ketua DPRD.

Sementara, Wakil Ketua I, M. Rifa’i menyampaikan setelah Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati masing-masing fraksi akan menyampaikan pandangan dan pendapat.

”Tanggapan, koreksi dan masukan tersebut nantinya akan dituangkan dalam pandangan umum fraksi-fraksi yang akan disampaikan pada Rapat Paripurna nanti malam,” Kata Politisi PKB tersebut.

 

Penulis: MEIDIAN DONA DONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.