Ganjar Pranowo Tinjau Kali Bacin Di Tegal, Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Tinjau Kali Bacin Di Tegal, Jawa Tengah

HARIANSIBER.COM| Tegal – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Di Dampingi Oleh Walikota Tegal Dedi Yon Supriyono Dan Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi, meninjau Kali Bacin dan Kolam Retensi Di Kelurahan Tegalsari kecamatan Tegal Barat Tegal Jawa Tengah, Selasa (7/01/2020)

Kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disambut hangat oleh warga setempat, meski hujan melanda warga setempat senantiasa mengawal di araea Kali Bacin tersebut.

Persoalan pendangkalan Kali Bacin di Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat, mendapatkan titik terang, pendangkalan Kali bacin akan ditangani Pemerintah Kota Tegal setempat, serta dibantu langsung oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat, hal tersebut tercapai saat tinjauan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kelokasi beserta Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono didampingi Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi,
Gubernur menyampaikan bahwa solusi normalisasi sungai tersebut dengan bergotong royong antara Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat.

“Solusinya, Pemkot diminta untuk membantu membuatkan design-nya, syukur-syukur sampai DED, tapi, kalau bisa ya sekaligus pengerukan sampai kemudian GT,” tutur Ganjar Pranowo.

Ganjar menuturkan, dengan diketahui kebutuhan anggarannya, nanti bisa diselesaikan dengan cara gotong royong,berapa anggaran yang di tanggung oleh Pemerintah Kota Tegal dan berapa yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi.

Tak hanya itu, Ganjar juga berjanji akan membicarakan hal tersebut dengan Pemerintah Pusat, agar mendapatkan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ganjar Pranowo juga menyarankan, jika nanti normalisasi sungai sudah dilaksanakan, akan lebih elok jika nama sungai diganti, jangan lagi menggunakan “Kali Bacin”, dan Ia juga berpesan agar masyarakat sekitar turut menjaga kebersihan sungai dan bantarannya serta melarang membuang sampah sembarangan.

“Kita bikin jangan kali bacin,
Ia juga berharap jika sudah ditata, kebersihan kali juga dijaga bersama-sama , bukan tidak mungkin orang akan berkunjung untuk melihat kali sungai ini. Kita juga harus memperbaiki pasar ikan agar Ikan-ikan tetap fresh dan harganya bisa lebih mahal,” bebernya.

Yang diekluhkan adalah pendangkalan sungai agar ada normalisasi sungai, agar ada normalisasi untuk aktivitas kapal nelayan tradisional kecil bisa berjalan kembali untuk melaut.

 

Gubernur berjanji akan memfasilitasi teman-teman nelayan yang merasa kesulitan untuk melaut karena adanya pendangkalan.

Ini untuk kapal 5 GT kebawah, dimana hanya melaut dalam sehari
Sudah tertahan 40 kapal, 200 KK bergantung sekali untuk mata pencaharian dan perekonomian keluarga.

HS-Arf

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )