IBU RUMAH TANGGA DI GROBOGAN TEJEBAK PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH OLEH RENTENIR YANG DI DUGA BEKERJA SAMA DENGAN OWNER ARISAN ONLINE

2 min read

GROBOGAN ( Jawa Tengah ) , hariansiber.com – Sudah hampir satu tahun ( RN ) ,( RK ) dan ( JN ) warga kabupaten Grobogan harus terbebani membayar arisan ratusan ribu hingga jutaan rupiah di setiap harinya kepada Owner arisan online .

Dari keterangan ketiganya , di awal tahun 2021 mereka di ajak mengikuti arisan dengan Get puluhan juta rupiah bersama 20 anggota atau member lainya oleh Owner yang berinisial ( UN ) warga Desa Rejosari Kecamatan Tawang Harjo Kabupaten Grobogan . Setelah member mulai mengalami kepailitan membayar arisan , Owner berinisiatif membuat get baru dengan jumlah yang lebih tinggi pembayarannya . Agar di get yang pertama terselesaikan , Owner memperbolehkan member untuk menjual arisan ke pendana yang berinisial ( M ) warga Jagalan – Purwodadi dengan resiko kerugian hingga 30 % lebih tergantung pada letak slot atau nomor urut member .

” Jadi setelah saya dan anggota yang lain mengalami kepailitan di arisan get awal , kami selalu mengikuti perintah dan ajakan Owner bagaimana agar kewajiban di arisan get awal itu bisa terselesaikan , ya terpaksa kami mau tidak mau harus menjual arisan itu ke pendana. ” Ungkap salah satu korban .Sabtu ( 23/04/2022 )

Photo : Logo arisan online yang di ikuti korban

Ironisnya setelah terjadi praktek jual beli antara member dan pendana , para member ini tidak menerima uang hasil penjualan secara utuh Bahkan ada yang sama sekali tidak menerima .Dari keterangan pendana atau pembeli arisan , uang hasil jual beli arisan tersebut langsung di serahkan ke Owner dengan alasan untuk membayar angsuran arisan atau lebih di kenal dengan nama ” JAPO ” .

” Dari hasil menjual arisan pun kami tidak menerima uang , karena semua langsung di serahkan ke Owner oleh pendana atau pembeli arisan , jadi dari pembelian itu kami sudah rugi tapi kami berkewajiban membayar Japo hingga tuntas. ” Terang korban

Korban menambahkan ” Setiap kami jual arisan di get sebelumnya , di get selanjutnya pun kami akan menjual karena untuk menyelesaikan Japo di get sebelumnya dan sudah pasti kerugian kami semakin membengkak.” Imbuhnya

Sangat di sesalkan sistem jual beli arisan yang hanya menguntungkan pihak pendana ini di biarkan oleh Owner meski sangat jelas dapat merugikan member puluhan juta hingga ratusan juta rupiah .Adanya Dugaan modus rentenir berkedok arisan online ini para korban berharap ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum , agar warga masyarakat tidak mudah terbujuk rayu oleh oknum Owner berkedok arisan online yang akan menjebak ke lilitan hutang yang berbau rentenir. ( RED ) 

Penulis : Suwarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.