IMM Lampura Kritisi Segera Tangkap Agra libo Demi Tegaknya Supremasi Hukum

IMM Lampura Kritisi Segera Tangkap Agra libo Demi Tegaknya Supremasi Hukum

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Terkait kaburnya Agra Libo terdakwa kasus Penyalahgunaan Narkoba yang melarikan diri ketika akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kotabumi pada hari selasa (3/3/2020) lalu, mendapatkan sorotan pedas dari Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Lampung Utara.

PC IMM Lampura, Dedi Ariyanto mengatakan, karena lemahnya Pengamanan terhadap para tahanan yang akan menjalani sidang merupakan salah satu faktor terjadi yang harus lebih diperhatikan. Sebab, Tahanan tidak akan ada peluang untuk kabur apabila Pengamanannya diperketat.

Kejadian tersebut, menjadi catatan penting bagi Kejaksaan Negeri Lampung Utara agar kedepan tidak terulang kembali. Indikasi kaburnya tahanan ini disebabkan karena lemahnya Pengamanan yang dilakukan, ” ujarnya.Rabu (11/3/2020)

Dedi menceritakan, Pada saat tahanan kabur, Ia bersama dengan rekannya sedang berada di lokasi dan sempat mencari pelaku disekitaran kantor Pengadilan Negeri. Namun kurangnya Personil, kami kehilangan jejak tahanan itu,” terangnya.

Lanjut dia, tahanan yang melarikan diri terindikasi bahwa Kejaksaan Negeri Lampung Utara tidak melaksanakan Prosedur yang tertuang di dalam Bab IV dibawah ini.

Karena di dalam bab IV Prosedur Pengawalan dan Pengamanan tahanan telah dijabarkan sebagai berikut;

Pasal 5 Point 4: Pelaksanaan Pengawalan dan Pengamanan tahanan sebagai mana tersebut pada ayat 1 dan ayat 2 maka setiap tahanan wajib di Borgol kecuali tahanan anak

Pasal 6 Poin G : Selama tahanan berada diruang tahanan Pengadilan tidak dibenarkan dikunjungi/dibesuk oleh keluarga maupun kerabat tahanan.

Pasal 7 Point A : setiap tahanan yang di keluarkan dari ruangan tahanan Pengadilan menuju ruang sidang harus atas perintah Penuntut Umum yang bersangkutan dan dalam kondisi terborgol, selanjutnya borgol di buka setelah tahanan masuk pintu ruang sidang,

Point C : selama sidang berlangsung tahanan tetap dalam Pengawalan dan Pengamanan Pengawal tahanan dan Petugas Kepolisian, jadi tugas Polisi bukan hanya mengantarkan tahanan hanya sampai Pengadilan saja, bahkan sampai Persidangan juga masih mereka yang mengamankan juga.

Pasal 10: Sarana dan Prasarana untuk Pengawalan dan Pengamanan tahanan harus memenuhi ketentuan

Point C: baju tahanan bertuliskan “Tahanan Kejaksaan” Sedangkan tahanan kabur tanpa menggunakan seragam tahanan Kejaksaan

Dedi berharap agar tahanan Narkoba yang kabur itu bisa segera ditangkap. Sebab dari kejadian ini membuat tingkat kepercayaan kami terhadap Kejaksaan Negeri Kotabumi terbilang lemah,” ungkapnya.

HS/(Anton)

Red/Arf/Hariansiber

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )