Jalan Nasional Patas-Ampah perlu penanganan yang…?

2 min read

Buntok, Hariansiber.com – 
Buntok – Jalan Nasional Patas –Ampah tepatnya dititik STA 24 ambruk padahal jalan ini memilik dana pemeliharaan rutin dari pusat, dan sekarang terancam putus,hal ini sangat merugikan dua Kabupaten yaitu Murung Raya dan Barito Utara pada Rabu, 16 Maret 2022.

Akibat jalan yang terbelah ini, sehingga membuat antrian pengendara terlihat lumaian panjang arus perjalanan Murung Raya, Barito Utara menuju Buntok, Barito Selatan serta yang mengarah Banjarmasin ke Muara Teweh mengalami hambatan yang cukup melelahkan pengguna jalan ini.

Dan sempat terjadi antrian panjang, Jika hal ini tidak ditangani secara serius dan dengan tehknik yang mendalam maka hal ini tidak menutup kemungkinan akan terulang lagi dan bahkan bisa lebih parah dari yang terjadi sekarang, dan jika tidak ditangani segera bisa menghambat pendistribusian bahan pangan dan juga BBM untuk dua Kabupaten teresebut, jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan Nasional merupakan jalan vital.
Pengawas jalan nasional dari Kantor Balai Kalteng P.P3, Musmuliadi, mengatakan jalan amblas tersebut berada di titik STA 24 wilayah antara Patas-Ampah,
Pihaknya lanjut dia akan melakukan penanganan desain agregat dengan cara menghamparkannya di sisi jalan yang masih baik.

Kita sudah minta kontraktor pelaksana melakukan penanganan sementara, sehingga tetap bisa fungsional dan tidak menghambat perjalanan,” kata Musmuliadi, Kamis, 17 Maret 2022.
Disinggung penyebab ambalasnya jalan tersebut dirinya menyebutkan dari hasil boring kontraktor pelaksana diduga ada tanah lembek dibagian bawah jalan.

Sementara terkait perbaikan permanen bisa langsung konfirmasi ke kantor Balai, pihaknya hanya menangani perbaikan darurat agar bisa dilalui tuturnya, kalau penanganan hanya dilakukan seperti apa yang dituturkan oleh Musmuliadi itu, hanya mengampar Agregat disisi jalan ini bisa menibulkan kecelakaan yang sangat patal, karena jalan ini sering dilalui dengan bobot muatan yang mencapai+- mencapai diatas puluhan ton.

Ditempat Terpisah Kepala Dishub Barito Utara, Feri Kusmiadi meminta jalan segera ditangani sebab yang paling berdampak akibat jalan ambruk ini,maka dua kabupaten yang merasakan kesulitan,
dirinya juga meminta pengawasan tonase diperketat di wilayah pasar Panas Tamiang Layang, dan sekaligus juga disini saya menghimbau warga untuk berhati-hati ketika melintasi jalan ambruk ini, dan semoga dapat segera ditangani oleh pihak balai tutupnya.

hariansiber.com (N-S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.