Jalan Nasional Yang Menghubungkan Lintas Provinsi,Terdapat Kubangan Kerbau…!

Jalan Nasional Yang Menghubungkan Lintas Provinsi,Terdapat Kubangan Kerbau…!

Hariansiber.Com|Palu – Sangat miris, ruas jalan Nasional yang menghubungkan lintas Provinsi di Sulteng tersebut, baru setahun di perbaiki ternyata telah tampak kerusakan yang cukup parah. Pada tahun 2019 di ruas tersebut terdapat proyek Preservasi Ruas Jalan Tinombo-Sinei-Ampibabo-Toboli, melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun anggaran 2019. Dengan pagu anggaran sekitar Rp.25.088.277.000,00,- yang di kerjakan oleh PT.Vertikal Tiara Manunggal yang beralamat di Jalan Gelatik No 09 Palu.

Proyek tersebut di duga baru setahun selesai di kerjakan namun saat ini kondisi jalan sudah sangat memperihatinkan, betapa tidak terdapat di beberapa titik terlihat kolam seperti kubangan kerbau dan sekitar 2 km badan jalan yang baru selesai di kerjakan tersebut hancur, sehingga di kala musim hujan sangat becek, tentunya hal ini sangat mengancam pengguna jalan yang melintas di jalur yang menghubungkan lintas provinsi di Sulawesi tersebut.

Hancurnya hasil pekerjaan tersebut patut di duga sangat minimnya pengawasan di lapangan oleh Konsultan Pengawas serta pengawasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pasalnya bila kedua lembaga yang bertugas melakukan pengawasan pada saat pekerjaan, maka sudah barang tentu pihak kontraktor akan melakukan pekerjaan sesuat standar/ spek.

Whisnu sala satu sopir truk yang hampir setiap dua minggu melintas di jalan tersebut, ketika di mintai tanggapannya di lokasi jalan rusak tersebut belum lama ini menuturkan, kalau pada saat hujan kami melintas di ruas jalan tersebut, sangat hati-hati terkadang kernet harus turun memeriksan kondisi jalan yang berlubang, pasalnya sudah tidak di liat lubangnya bila sudah tergenang dengan air hujan, minggu lalu ada teman mobil truk dari manado hampir terbalik di ruas jalan tersebut, pasalnya bermuatan berat dan kolam-kolam yang ada di badan jalan di kira tidak dalam.

Lanjut kata Whisnu, iya memang sepengetahuan saya ruas jalan tersebut sepertinya belum setahun selesai di kerjakan, “tapi mengapa sudah pada rusak begitu” bahkan lebih parah dari sebelumnya. Olehnya kami sebagai pengguna jalan, sangat besar harapan kami pada pihak kontraktor, kalau memang masih menjadi tanggungjawabnya untuk memperbaiki, Tolonglah di perbaiki, kasian kami sebagai masyarakat pemanfaat jalan, dan juga Kementerian PUPR yang membidangi jalan Nasional, agar lebih efektif dan disiplin di dalam melakukan pengawasan, biar tidak ada asumsi dari masarakat di duga telah terjadi “kongkalingkong” sehingga hasil pekerjaan baru setahun terliahat di beberapa titik seperti kubangan kerbau.Ungkap Whisnu penuh harap.

Pihak Kontraktor Ketika di konfirmasi belum dapat di hubungi,dan juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ketika di temui di kantornya lagi tidak berada di tempat

Wartawan : Atnan

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )