Kepala BPJS, Klaim RSU Muhammad Ali Kasim

Kepala BPJS, Klaim RSU Muhammad Ali Kasim

HARIANSIBER.COM| GAYO LUES – Kepala BPJS Gayo Lues (Galus), Deni Wahyudi, menegaskan, pihaknya baru membayarkan klaim RSU Muhammad Ali Kasim hingga Oktober 2019.

“Klaim RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues, baru kami bayarkan hingga bulan Oktober 2019. Kemudian, untuk klaim yang diajukan pihak RSU bulan November 2019, masih kami verifikasi,” ungkap Kepala BPJS Gayo Lues, Deni Wahyudi, diruang Direktur RSU setempat, Selasa (25/2/2020).

Sementara itu, Direktur RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues, dr Mutia Fitri, MKM, membantah, bahwa pihaknya belum membayarkan jasa medis selama 5 bulan. Terlebih, pihak BPJS baru membayar klaim hingga Oktober 2019, pada bulan Februari 2020 kemarin.

“Saat ini direkening BLUD RSU Muhammad Ali Kasim sudah masuk transfer dana klaim RSU dari BPJS untuk bulan September dan Oktober 2019, pada tanggal 5 dan 14 Februari 2020 lalu. Jadi untuk pembayaran jasa medis dan non medis, tentu harus dilakukan terlebih dulu verifikasi pada tiap ruang dan bagian, karena nilai besaran yang diterima tidak sama,” paparnya.

Pun demikian, jika tim verifikasi sudah menyelesaikan pendataan besaran nilai masing-masing ruangan dan bidang, maka pembayaran jasa medis dan non medis karyawan RSU Muhammad Ali Kasim pada bulan September 2019, hari ini direncanakan langsung dibayar. Sementara untuk bulan Oktober 2019, akan kembali dibayarkan pihak manajemen dalam Minggu ini.

Saat ditanyakan pembayaran jasa medis dan non medis bulan November dan Desember 2019, dr Mutia mengungkapkan, untuk klaim bulan November 2019 RSU Muhammad Ali Kasim sudah masuk ke pihak BPJS dan saat ini mereka sedang melakukan verifikasi.

“Kemudian, untuk bulan Desember 2019, Insyaallah Klaimnya akan kami masukkan dalam Minggu ini ke BPJS,” urainya, seraya menambahkan, tenaga PPTK yang tidak lagi bekerja di RSU Muhammad Ali Kasim, haknya tetap akan dibayarkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dikesempatan itu, dr Mutia juga meminta jajarannya untuk memberikan informasi yang benar, “jika ada sesuatu hal yang diperlukan atau menjadi permasalahan, maka diarahkan langsung ke pihak manajemen, sehingga informasi yang didapat masyarakat tidak simpang siur,” tandasnya.

HS/Dosaino

Editor/HS/Arf/Red/Hariansiber

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )