Kesiapsiagaan Pemkab Galus Cegah Covid-19 Masuk

Kesiapsiagaan Pemkab Galus Cegah Covid-19 Masuk

HARIANSIBER | GAYO LUES – Awal tahun 2020 masyarakat dunia digegerkan oleh wabah penyakit mematikan yang disebabkan oleh Coronavirus (Covid-19) atau yang kian dikenal dengan sebutan Virus Corona. Virus corona pertama ditemukan di wilayah Wuhan, China.

Dalam waktu yang tidak begitu lama, masyarakat global pun disibukkan oleh upaya-upaya pencegahan, terhadap penyebaran virus corona yang menular dari manusia ke manusia tersebut. Tak terkecuali Pemerintah Republik Indonesia (RI).

Oleh sebab itu, dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) itu, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues (Galus), terus melakukan berbagai upaya dan usaha, yang diawali dengan pembentukan Tim Gugus Tugas penanganan pencegahan Virus Corona serta memperketat semua perbatasan, dengan mendata dan memeriksa kesehatan semua warga yang masuk ke Gayo Lues.

Bahkan pemerintah daerah juga kerap melakukan penyemprotan Disinfektan pada seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Gayo Lues, termasuk memerintahkan semua Pengulu untuk menganggarkan Rp 50 Juta Rupiah, dari anggaran dana desa, yang digunakan sebagai dana penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona dipedesaan khususnya.

Sankin seriusnya, Bupati Gayo Lues juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Gayo Lues yang berada di luar daerah, untuk tidak terlebih dulu pulang, sebelum kondisi dan situasi aman seperti sedia kala.

“Kami imbau kepada masyarakat dan para mahasiswa Gayo Lues yang berada diluar daerah, untuk tidak dulu pulang kampung, demi keselamatan masyarakat yang ada di daerah ini,” pinta Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru beberapa waktu lalu.

Pun demikian sambung Amru, jika warga Gayo Lues yang berada diluar daerah harus terpaksa pulang, maka harus bersedia dikarantina selama 14 hari, demi keamanan keluarga dan masyarakat yang ada, tegasnya.

Kemudian, selain memperketat semua perbatasan dengan kabupaten tetangga, pemerintah Gayo Lues juga menutup dua perbatasan yakni, Galus – Aceh Timur serta Galus – Aceh Barat Daya.

Pun demikian, untuk truk pengangkut masih diperkenankan masuk dengan berbagai persyaratan, salah satunya hanya dua orang saja diatas kenderaan tersebut yakni sopir dan kernet.

Selanjutnya, untuk terus mengingatkan masyarakat akan ancaman virus yang penyebarannya sangat cepat itu, Bupati Gayo Lues juga mengeluarkan berbagai imbauan, seperti, mencuci tangan, berdiam diri dirumah, hindari keramaian, jaga jarak, terus memakai masker jika keluar rumah, mengkonsumsi asupan makanan gizi seimbang, memperbanyak konsumsi sayuran dan buah, rajin berolahraga serta istirahat yang cukup.

Bupati juga mengimbau warga agar tidak menggelar pesta pernikahan dan sejenisnya, kenduri, kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan warga yang banyak serta membawa sajadah masing-masing bagi warga yang ingin melaksanakan sholat berjamaah di Masjid.

Selain itu, dalam menjalankan roda pemerintahannya, Bupati Gayo Lues juga menerapkan Video Conference dalam melakukan koordinasi bersama Dinas, Badan dan Kantor.

Bahkan, sejak beberapa minggu lalu, proses belajar mengajar disekolah dan pesantren juga diliburkan untuk waktu yang belum ditentukan, menunggu intruksi dari pemerintah Provinsi dan Pusat.

Kemudian, untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menangani wabah tersebut, Bupati Amru juga meminta seluruh organisasi kemasyarakat maupun perkumpulan lainnya, untuk melaksanakan penyemprotan Disinfektan serta menyampaikan imbauan pemerintah terhadap warga, untuk terus menjaga diri dan berdoa kepada Allah, agar wabah virus corona cepat berlalu.

Terakhir, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga menggelontorkan dana sebesar Rp 2,5 Milyar rupiah, untuk penanganan pencegehan penyebaran Virus Corona di kabupaten tersebut.

“Sebenarnya anggaran untuk penanganan Covid-19 ini tidak terbatas, tetapi dalam penganggarannya tentu kita menyesuaikan dengan kebutuhan,” kata Kepala BPKD Gayo Lues, Mukhtarudin.

Selain itu, Instansi vertical juga berpartisifasi aktif dalam melaksanakan berbagai hal kegiatan serta mengamankan intruksi dan imbauan pemerintah daerah, dalam penanganan pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Gayo Lues.

Pun demikian, Pemerintah Daerah juga mengimbau masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi wabah tersebut, tetapi harus tetap waspada. Karena, sepanjang masyarakat memahami gejala, karakteristik penyebaran Virus Corona dan cara melakukan beberapa antisipasi pencegahan secara mandiri.

Makanya, atas semua usaha dan upaya Pemerintah Daerah, Instansi Vertikal serta masyarakat, dalam penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona, Kabupaten Gayo Lues bisa terhindar dari Covid-19.

Semoga Allah SWT meridhoi semua upaya dan usaha yang dilakukan pemerintah, dengan menjauhkan Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafizd itu dari wabah Virus Corona.

Liputan : Dosaino

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )