Ketua BPD Ongka Persatuan Di Minta Mundur Dari Jabatannya…!

Ketua BPD Ongka Persatuan Di Minta Mundur Dari Jabatannya…!

Hariansiber.com|Parimo – Hiruk pikuk yang terjadi di Desa Ongka Persatuan Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, berujung pada desakan mundur Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sabrun.Spd karna di nilai tidak sanggup menggemban tugas dan tanggung jawab sebagai penyambung lida masyarakat di Desa Tersebut.

Rajab L Pole sala satu pemuda Desa Ongka Persatuan yang sementara menyelesaikan studinya di makasar ketika di konfirmasi melalui ponsel pada 5/6, mendesak ketua BPD Sabrun.Spd untuk mundur dari jabatannya, menurut Rajab, desakan ini kami sampaikan setelah melalui proses dan analisa yang cukup, kami melakukan opserpasi di Desa Ongka persatuan ternyata di desa ini cukup banyak polemik yang tidak bisa terselesaikan, dan masyarakat hanya bisa diam dan pasrah apapun keputusan yang di ambil oleh pemerintahan (Pemerintah dan BPD) Desa Ongka Persatuan.

Menindak lanjuti hal tersebut kami mencoba menyambangi kediaman ketua BPD di Desa Kota raya untuk berdiskusi sekaitan dengan dugaan berbagai macam pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di Desa, Ketua BPD Sabrun.Spd mengakui hal tersebut, menurutnya semestinya belum bisa melakukan pengajuan pencairan tahap dua sebelum tahap satu selesai di evaluasi, tapi faktanya di Ongka Persatuan bisa berlaku. Tanpa di evaluasi tahap satu sudah bisa mengajukan tahap dua. Dan sampai saat ini untuk tahun 2017,2018 dan 2019 sama sekali belum ada laporan pertanggungjawaban kepada BPD dan Masyarakat oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat, yang ada hanya laporan secara tertuilis, Pemerintah Desa beralasan kalau di lakukan rapat pertanggungjawaban bersama masyarakat, takutnya akan terjadi keributan, ungkap Sabrun dalam diskusi tersebut

Sangat kuat dugaan telah terjadi penyalagunaan dalam penggelolaan anggaran dana desa tahun 2017,2018 dan 2019 ketika pemerintah desa beralasan tidak melaksanakan rapat umum dalam pertanggungjawaban anngaran tahun 2017, 2018 dan 2019 bersama masyarakat dan BPD di karenakan akan terjadi keributan.

Lanjut kata Rajab, setelah berdiskusi cukup lama pada intinya kami mendesak BPD dan Pemerintah Desa agar segerah melakukan rapat evaluasi secara umum, agar kegelisahan masyarakat yang tidak bisa berbuat apa-apa segerah terjawab, namun tawaran kami sontak di tolak Sabrun, menurutnya, untuk saat ini kami belum ada waktu luang untuk melakukan rapat, namun kami akan akan koordinasikan dulu dengan pemdes Ongka Persatuan.

Setelah beberapa hari kami menunggu, Ketua BPD dan Pemerintah Desa, menyimpulkan untuk saat ini belum memiliki waktu dan kesempatan untuk melakukan rapat evaluasi umum bersama masyarakat.

Olehnya kami kami menilai BPD di duga hanya tau menerima tunjangan dan operasional namun terkesan tidak tau tugas dan tupoksinya, dan sekali lagi kami memohon dengan segala hormat kepada ketua BPD dan anggota yang tidak bisa menjalankan tugas dan tupoksinya agar segerah mengundurkan diri, pasalnya hal ini bila di biarkan berlanjut, maka yang rugi adalah masyarakat Ongka Persatuan yang telah menaru sejuta harapan di pundak mereka (BPD) namun ternyata tidak bisa berbuat apa-apa.Tutup Rajab penuh harap dari balik Ponselnya

Sampai berita ini di turunkan Ketua BPD Sabrun.Spd ketika di konfirmasi pada 5/6 melalui telpon selulernya sedang tidak aktif, dan melalui sms sudah terbaca namun tidak memberikan tanggapan

HS.Atnan

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (1)
  • comment-avatar
    Jufri 4 bulan

    APH Parimo kiranya menindak tegas masalah ini.

  • Disqus ( )