Ketua DPD LSM-NAWACITA KepNis, Apresiasi Kinerja Dari Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias

Ketua DPD LSM-NAWACITA KepNis, Apresiasi Kinerja Dari Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias

Hariansiber.Com|Nias-Sesuai hasil surat dari DPD LSM-NAWACITA Kepulauan Nias-Sumut yang disampaikan langsung Kepada Inspektur Inspektorat Kabupaten Nias dalam hal tindaklanjut dari laporan masyarakat Desa Banuasibohou Silimaewali Kecamatan Bawalato Kabupaten Nias atas dugaan indikasi korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2020 yang dilakukan oleh Oknum Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu dan meminta agar Inspektorat melakukan Auditor sehingga hari ini jumat, 26/03/2021 sekitar pukul 09.00wib pagi turun langsung ke Desa Banuasibohou Silimaewali.Jum’at 26/03/2021

Tim Auditor dari Inspektorat Kabupaten Nias yang datang langsung dilapangan yang didampingin oleh Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali, Sekretaris Desa, Kasi Kesra, Kepala Dusun, PLD dan juga beberapa tokoh masyarakat serta Ketua DPD LSM-NAWACITA Kepulauan Nias-Sumut oleh Yasona Gea beserta Awak Media, dan melakukan pengukuran fisik yang telah dianggarkan dari APBDes DD TA. 2020 di Desa Banuasibohou Silimaewali yang dimulai dari Dusun VI (enam) dan berakhir di Dusun VII (tujuh) sehingga dalam kegiatan tersebut berjalan dengan baik tanpa ada kendala.

Dalam hasil pengukuran fisik di Dusun VI Desa Banuasibohou Silimaewali salah seorang masyarakat yang memberikan tanggapannya An. Martinus Hulu mengatakan “kami masyarakat Desa Banuasibohou Silimaewali khususnya di Dusun VI (enam) ini sangat senang atas kedatangan Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias yang bisa kami sampaikan adalah Pelaksanaan Pembangunan fisik ini sudah kami laksanakan sesuai dengan petunjuk Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali melalui Kepala Dusun kami dan hingga saat ini sudah kami selesaikan tetapi kenapa hak kami sebagai masyarakat atau Gaji pada kegiatan pembangunan jalan ini belum bisa dibayarkan oleh Bapak Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu?” Ungkapnya Martinus Hulu kepada awak media

Setelah selesai pengukuran fisik dari Dusun VI (enam) maka Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias bersama, melanjutkan pengukuran fisik di Dusun V (lima) dan begitu juga masyarakat menanyakan tentang Anggaran biaya atau Gaji pada pelaksanaan pembangunan fisik tersebut kenapa sampai saat ini belum terbayar juga kepada kami masyarakat, ada apa?

Didusun V (lima) Pembangunan fisik jalan sepanjang 400 meter dan yang masih belum dibayarkan oleh Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu kepada masyarakat adalah 50 meter (1 patok) dengan nilai sebesar Rp. 22.500.000,- ( Dua puluh Dua juta lima ratus ribu rupiah)

Sama halnya juga di Dusun IV (empat) dan Dusun III (tiga) yang menyampaikan kepada Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias tentang masalah pembayaran Gaji pada pengerjaan pembangunan fisik jalan tersebut karena mereka merasa dirugikan oleh Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu yang hanya menjanjikan saja sampai sekarang belum bisa terealisasi.

Beda dengan Dusun I (satu) yang pembangunan fisik jalan sepanjang 50 meter yang baru dilaksanakan dalam bulan ini (Maret 2021) setelah dilaporkan oleh masyarakat bahwa ada peralihan pembangunan fisik tersebut dari Dusun I (satu) yang dialihkan ke Dusun VII (tujuh) oleh Oknum Pj.  Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali tanpa ada Musyawarah Desa, sehingga pembangunan fisik tersebut terlihat yang dibangun di Dusun I (satu) hanya asal jadi karena mengingat waktu pelaksanaannya sangat dipercepat.

Menurut pantauan awak media Dusun II (dua) dan Dusun VII (tujuh) pada pengukuran fisik pembangunan jalan terlihat juga hanya asal jadi dan berantakan semua bahan material seperti batu yang sama sekali tidak terlihat rapi, yang artinya kurangnya pengawasan dari Tim Pengelola Dana Desa tersebut dengan baik dan serasa tidak mau memiliki sehingga dilakukan pembiaran oleh Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu.

Setelah itu awak media juga sempat meminta tanggapan dari Pj. Kepala Desa Banuasibohou Silimaewali An. Teheziduhu Hulu dan mengatakan “bahwa pelaksanaan Pembangunan fisik jalan disetiap Dusun itu sudah saya percayakan dimasing-masing Dusun dengan target perpatok (50 meter) untuk dikerjakan dan upah serta pengadaan bahan material kita lakukan harga dengan berfariasi atau kita sesuaikan dengan keadaan medan disana, tapi jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dalam hal ini silahkan dilaporkan biar proses Hukum yang berjalan seperti saat ini Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias sudah turun langsung ke Desa dan kita tunggu hasil pekerjaan mereka.” Jelasnya Pj. Kades

Menurut Ketua DPD LSM-NAWACITA Kepulauan Nias-Sumut oleh Yasona Gea mengatakan “kita dari DPD LSM-NAWACITA Kepulauan Nias-Sumut sangat mengapresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Nias saat ini, dimana pada Tanggal 23 February 2021 yang lalu kita menyurati Inspektorat atas laporan masyarakat Desa Banuasibohou Silimaewali Kecamatan Bawalato Kabupaten Nias dengan adanya Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Desa Banuasibohou Silimaewali dan akhirnya Inspektorat Kabupaten Nias menjawab dengan turunkan Tim Auditor kelapangan agar bisa memastikan hal tersebut,” Ungkapnya Yasona Gea

Jelasnya lagi “Saya dan Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias beserta Pj. Kades dan Perangkat Desa Banuasibohou Silimaewali sudah ikut serta mengawal kegiatan ini dan memang banyak tadi saya lihat kejanggalan disetiap item pekerjaan pembangunan fisik jalan dan juga ada 2 (dua) unit dwyker yang pekerjaan hanya asal jadi serta kurangnya pengawasan dari pengelola dilapangan dan papan informasi disetiap item pekerjaan belum terpasang sama sekali, beserta keluhan masyarakat yang belum terbayarkan HOK dan hal ini kita kuat bukti bahwa adanya indikasi korupsi pada pelaksanaan Dana Desa Banuasibohou Silimaewali Tahun Anggaran 2020 dan ini nanti kita menunggu dan menghargai hasil dari Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Nias untuk bisa membuktikan apakah disana adanya Indikasi kerugian Negara..?? Itu kita menunggu prosesnya dan besar harapan saya kepada Inspektorat Kabupaten Nias bisa secepatnya mengeluarkan hasil Auditor tersebut.” Tuturnya akhir Yasona Gea kepada awak media

Penulis :HS-ARIUS MENDRÖFA

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )