Ketua DPRD Anita Yasmin SE Hadiri Peresmian Rumah Restoratif Justice Kejari Batang Hari

2 min read

Hariansiber.com|Batang Hari –Ketua DPRD Batang Hari Anita Yasmin SE Rabu ( 06/04/2022) pukul 16.00 wib hadiri peresmian rumah restoratif justice Kejari Batang Hari.

Peresmian rumah Restoratif Justice oleh Kejati provinsi Jambi Sapta Subrata mengusung Tema “Mupakat besamo”kampung rukun dan damai di desa Olak kecamatan Muara Bulian kabupaten Batang Hari provinsi Jambi.

Turut hadir dalam peresmian Rumah Mupakat Bersama antara lain Asintel Jufri, Aspidum Gloria Sinuhaji, Kabag TU Munawal.

Acara peresmian rumah Restoratif Justice di hadiri oleh
Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin SE,Bupati di wakili Asisten 1 Setda Batang Hari M.Rifai SP.ME,Kejari Batang Hari Sugih Carvalo SH,MH, Kapolres Batang Hari AKBP M.Hasan SIK.MH,Pabung Kodim 0415 Batanghari Letkol Sihombing, Panitera PN Muara bulian, Camat Muara Bulian Amir Yusuf ,serta Kepala Desa Olak Muzakir SE.

Kajari Batanghari Sugih Carvalo SH, MH dalam sambutannya mengatakan pemilihan Desa Olak sebagai Rumah Restoratif Justice karena para tokoh adat dan masyarakat disini sangat terbuka dengan para pendatang sehingga dalam menyelesaikan konflik sudah teruji.

Bupati kabupaten Batanghari di wakili oleh Asisten I Setda Batang hari Muhammad Rifai SP,ME dalam sambutannya mengapresiasi Kejaksaan karena dengan adanya penghentian perkara berdasakan restoratif justice yang telah memulihkan status dari seseorang yang awalnya tersangka menjadi bebas sehingga dengan dipulihkan ini mereka dapat diterima kembali oleh masyarakat. Dengan adanya rumah RJ yang akan dinamai Rumah Mupakat Bersamo maka dapat memberikan kenyamanan bagi siapa saja selain itu juga menjadikan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dapat ikut membimbing masyarakat supaya tidak melanggar hukum.

Kajati Jambi Sapta Subrata dalam sambutannya menjelaskan jika penghentian perkara pidana yang dilaksanakan oleh Kejaksaan hanya pada perkara yang ancaman hukumannya kurang dari 5 tahun, pelaku baru pertama kali melakukan pidana, Rumah RJ ini nantinya tidak hanya masalah pidana tetapi harus diupayakan agar lingkungan selalu damai dan harmonis.

(Aspin)

Sumber: Siaran pers Kejari Batang Hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.