Ketua Gugus Tugas KLA, Tetap Optimis Lampura Jadi Kabupaten Layak Anak

Ketua Gugus Tugas KLA, Tetap Optimis Lampura Jadi Kabupaten Layak Anak

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Ketua Gugus Tugas Kabupaten Kayak Anak ((KLA) Kabupaten Lampung Utara, Andi Wijaya, ST.MM optimis bisa meraih Penghargaan terbaik sebagai Kabupaten Layak Anak. Hal tersebut disampaikan Andi Wijaya kepada hariansiber.com usai Pelaksanaan Verifikasi Lapangan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Lampung Utara tahun 2021. Jumat (28/5/2021).

Selain terfokus dengan 26 Indikator, kita selaku Gugus tugas sipatnya Koordinasi dengan menggerakan Sumberdaya Manusia, melibatkan dunia usaha, mempercepat regulasi juga melibatkan Lembaga organisiasi Vertikal sehingga apa yang menjadi hak hak anak bisa terlaksana dengan baik sehingga Kabupaten Lampura bisa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).

” Karena sebelumnya, lanjut Andi Wijaya, KLA ini telah menggelar Aksi Daerah dan disinergikan melalui RPJM sehingga kegiatan KLA ini nantinya bisa menjadi kegiatan yang berkesinambungan di setiap OPD yang ada di Kabupaten ini.” jelasnya.

Kita juga berharap KLA bisa terus berjalan dan tidak berhenti disini saja, dan kita akan berbuat lebih baik lagi sehingga Kabupaten Lampung Utara bisa meraih Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

” Terkait anggaran KLA sambungnya, kita sipatnya Singkronisasi dan Koordinasi saja sehingga apa yang menjadi kebutuhan pada kegiatan KLA ini akan kita fasilitasi tentunya.” ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Hj.dr.Maya Manan menambahkan, terkait KLA kita baru terbentuk di tahun 2017, namun baru berjalan di tahun 2019. Dan di tahun 2021 kita mulai masuk dalam Verifikasi lapangan untuk Kabupaten Layak Anak.

” Lebih Lanjut Maya Manan menjelaskan, bahwa sebagai Payung Hukum KLA Kabupaten Lampung Utara telah menerbitkan Perda nomor 1 tahun 2017 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Memang Penghargaan sangat kita harapkan namun tujuan utama kita adalah mewujudkan Kabupaten Lampura menjadi Kabupaten Layak Anak.” jelas Maya Manan.

Terpisah saat ditanya terkait anggaran KLA, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ,Desyadi mengungkapkan, kita tunggu saja dari Bappedanya, karena kita di Keuangan sipatnya hanya mendukung saja.” ujar Desyadi, kepada hariansiber.com, Jumat (28/5/2021

Diketahui Kegiatan KLA tersebut dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh Tim Evaluator KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, Forkopimda, segenap OPD, Ketua dan Anggota Lembaga/Organisasi Masyarakat, Dunia Usaha.

(Anton)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )