Kuasa Hukum SAD Bukit 12 Kejasung Minta Masyarakat Sabar Menunggu Putusan Hakim

2 min read

Hariansiber.com|Batang Hari – Sidang sengketa lahan antara penggugat M.Yusuf (Tumenggung SAD bukit 12 kejasung)dan dua perusahaan yaitu PT SDM dan PT APL kembali di gelar pengadilan negeri muara Bulian kabupaten Batang Hari provinsi Jambi Kamis (26/11/2022) pukul 09.00 wib . Pada sidang kali ini yang di gelar di pengadilan negeri Muara Bulian yaitu mendengar saksi ahli dari pihak tergugat PT SDM dan APL .

Kuasa hukum SAD bukit 12 kejasung kecamatan Maro sebo ulu kabupaten Batang Hari A.rayhan SH dalam keterangannya di tengah masyarakat SAD bukit 12 kejasung mengatakan alhamdulillah sidang kelas eksion yang tadi di gelar telah masuk akhir persidangan ,nanti tidak ada lagi persidangan tatap muka .kata Rayhan .

Senada dengan Cipta Hendra SH mengatakan dari saksi ahli PT SDM mengatakan jika HGU berada di tanah Ulayat maka akan di kembalikan ke suku anak dalam ,kata cipta .

Sementara dua orang saksi terakhir yang dibhadirikan PT APL ketika ditanya oleh hakim ketua Eka Kurnia SH MH tentang objek perkara yang di sengketakan dalam kesaksiannya mereka tidak tahu sama sekali , kita berharap hakim pengadilan dapat mengambil kesimpulan yang seadil -adilnya dan kita berdoa semoga tanah Ulayat Kemabli ke suku anak dalam bukit 12 kejasung,tutp cipta Hendra .

Cipta Hendra juga mengatakan dalam oe3aidangan tadi hakim juga meminta kedua belah pihak penggugat maupun tergugat agar dapat menahan diri sampai proses persidangan selesai ,kata cipta .

Selain itu kuasa hukum M.Yusuf tumenggung SAD bukit 12 kejasung juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya Salah seorang warga SAD bukit 12 kejasung yang di tembak menggunakan Kecepek oleh petugas keamanan PT. APL.
Serta mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat SAD bukit 12 kejasung yang sampai saat ini terus menjaga situasi tetap kondusif sampai hari ini akhir dari persidangan tatap muka .

Sementara M.Yusuf tumenggung SAD bukit 12 kejasung Maro sebo ulu kabupaten batang hari menyampaikan kepada warganya bahwa hari ini kita terakhir mengikuti sidang tatap muka dan selanjutnya pada tanggal 08 Desember akan ada kesimpulan,sama – sama kita berdoa semoga hakim pengadilan negeri Muara Bulian dapat mengambil keputusan seadil-adilnya dan berharap tanah Ulayat (Adat) kembali ke kita serta masyarakat tetap tenang dan tidak membuat hal yang membuat kegaduhan ,kata Yusuf tumenggung SAD bukit 12 kejasung kecamatan Maro sebo ulu kabupaten batang hari provinsi Jambi.

(Aspin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *