KWRI Tubaba Ucapakan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya BJ Habibie

KWRI Tubaba Ucapakan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya BJ Habibie

HARIANSIBER.COM|TUBABA –
Presiden Republik Indonesia, ke 3 Ir H Bacharuddin Jusuf Habibie berpulang usai mendapat perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB. Pendiri Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT) itu meninggal di usia 83 tahun.

Segenap pengurus Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Tulang Bawang Barat (tubaba) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Mantan Menristek tersebut.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Selaku pribadi maupun atas nama pengurus DPC KWRI Tubaba saya turut berduka mendalam atas wafatnya Bapak BJ Habibie,”ungkap ketua DPC KWRI Tubaba Mirhan, Rabu (11/9).

“Semoga segala salah-khilaf beliau diampuni oleh Allah SWT, dan amal ibadahnya diterima dan segenap keluarga yang ditinggal tabah,” ungkapnya.

Mirhan menilai BJ Habibie merupakan sosok pemimpin yang demokratis. Kecerdasan yang melekat pada diri almarhum telah menempatkan bangsa Indonesia diperhitungkan di level dunia dalam bidang teknologi.

“Kita sangat kehilangan putera terbaik bangsa , Beliau seorang negarawan yang demokratis. Sosok yang kecerdasannya telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” katanya.

BJ Habibie menjadi Presiden ke-3 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto yang mundur pada 21 Mei 1998. Presiden Habibie menjabat sejak 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999, atau hanya sekitar 1 tahun lebih lima bulan.

Setelah meletakkan jabatannya sebagai Presiden dan digantikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), BJ Habibie pun kembali menjadi warga negara biasa, dan menjadi bapak bangsa.

(Rizky A Sony)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )