Lagi, DPRD Lampura Gelar Pertemuan Dengan PT TWBP Terkait Limbah

Lagi, DPRD Lampura Gelar Pertemuan Dengan PT TWBP Terkait Limbah

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Utara kembali menggelar Hearing dengar pendapat dengan PT.TWBP/Sinar Laut bersama Tokoh masyarakat dan Tokoh Adat Desa Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten setempat.Senin (03/02/2020)

Di ketahui Hearing ini merupakan yang kedua kalinya yang digelar oleh Komisi III DPRD setrmpat. Karena sebelumnya rapat pertama digelar pada hari kamis (30/01/2020) kemarin, diruang Rapat Sekretariat DPRD setempat.

Dalam Hearing ini terlihat hadir Ketua Komisi III, Joni Bedyal, Nurdim Habim, Sandi Juwita, dan Anggota Komisi III lainnya, hadir juga, Kepala Desa Blambangan, Hapison, General Manager PT.TWBP/Sinar Laut, Aliyanto, juga Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Desa Blambangan.

Didalam Hearing Komisi III ini, antara pihak Perusahaan dan masyarakat Desa Blambangan belum mendapatkan suatu kesimpulan. Karena Pemilik Perusahaan PT.TWBP/ Sinar Laut tidak hadir sehingga Perwakilan dari Perusahaan meminta Jeda waktu karena hasil rapat hari ini akan disampaikan terlebih dahulu ke Pimpinan Perusahaan.

Hal ini dibenarkan oleh, Aliyanto selaku General Manager PT.TWBP/Sinar Laut dan berjanji akan menghadirkan, Abiyanto Pimpinan Perusahaan pada rapat Komisi III berikutnya yang akan digelar pada hari jumat (7/02/2020) mendatang.

” Mudah mudahan, Pak Abiyanto selaku Pimpinan Perusahaan bisa hadir dirapat Komisi berikutnya, dan berharap ada Win-win Solucion nantinya” harap Aliyanto, kepada hariansiber.com, senin (3/02/2020).

Sementara itu,.Ketua Komisi III, Joni Bedyal, mengatakan,” ada beberapa tuntutan dari Masyarakat Desa Blambangan diantaranya, melibatkan tenaga kerja yang ada didesa setempat minimal 40 persen, mengembalikan ongok ampas produksi kepada masyarakat, serta memperhatikan CSR untuk masyarakat Desa setempat juga memperbaiki Limbah Perusahaan yang telah menganggu kesehatan masyarakat.

“Alhamdulilah Hearing bersama Perwakilan dari Perusahaan bersama tokoh masyarakat sudah hampir menemui titik terang, dan kita optimis pada rapat berikutnya bisa diambil kesimpulan,” ungkap Joni Bedyal.

Akan tetapi jika tidak ada kesimpulan nantinya. Maka Komisi III bersama Pemerintah Daerah setempat akan menutup sementara aktivitas Perusahaan tersebut,”.tegas Joni Bedyal yang diamini oleh anggota Komisi III yang hadir.

Disisi lain, Anggota Komisi III, Sandi Juwita, menyoroti Poin penting tekait Mou Pihak Perusahaan sebelumnya kepada masyarakat masalah limbah jika memang menganggu agar segera diperbaiki dan Mou itu harus dijalankan oleh Pemilik Perusahaan yang telah menjadi kesepakatan bersama,” kata Sandi juwita.

Senada disampaikan oleh Nurdin Habim, Anggota Komisi III, pihak Perusahan diharapkan bisa korperatif menjalankan apa yang telah menjadi kesepakatan bersama dengan masyarakat Blambangan, diharapkan Hearing berikutnya yang akan digelar pada jumat mendatang bisa diambil kesimpulan sehingga tidak banyak memakan waktu,” ungkap Nurdin Habim.

Sementara itu, Kades Blambangan, Hapison, menyampaikan,” Perusahaan tetap memperhatikan apa yang menjadi tuntutan dan keinginan dari masyarakat, karena kita juga masih menginginkan Perusahaan itu tetap eksis didesa Blambangan namun yang terpenting katanya “Jangan Ada Dusta Diantara Kita,” ujar Hapison.

(Anton)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )