Lahan Warga Dikuasai PT SBP Tanpa Prosedur

1 min read

Hariansiber.com|Tanjungpinang-beberapa warga busung, mendatangi kantor Lembaga Komando pemberantasan korupsi (LKPK) provinsi Selasa (27/9). Kedatangan mereka tak lain mengadukan perihal lahan mereka yang di kuasai PT Sbp yang bergerak dalam pertambangan pasir.

menurut Rubikan, sebelum dikuasai oleh PT Sbp, dulunya tahun 1990 ada perusahaan atas nama PT serai wangi yang menyewa lahan warga didaerah kamp. simpang RT 07/ RW 02 Busung, Bintan Utara.

bahkan pemakaian lahan tersebut dituangkan dalam bentuk surat pernyataan pihak PT Serai Wangi menjadi pihak pertama yang Menganti rugi lahan seluas 133,2 ha untuk penambangan pasir. Dan dalam pernyataan tersebut disebutkan jika/ apabila pihak pertama telah selesai melakukan aktivitas penambangan lahan tersebut dikembalikan kepada pihak kedua (warga) selaku pemilik lahan.

Namun realitanya, sambung Rubikan, masuklah PT Sbp. dan tanpa pamit mengelola lahan sepeninggal PT Serai Wangi.

pihaknya sudah berusaha berkomunikasi dengan pihak desa, untuk mengetahui mengapa PT Sbp leluasa memakai lahan warga tanpa izin. “mereka mulai mengolah lahan itu tahun 1993. kami tidak tahu apa yang menjadi kekuatan mereka. kami sudah Pernah sampaikan kepada pihak terkait tetapi tidak ada respon” kata Rubikan.

Kennedy Sihombing selaku ketua LKPK provinsi didampingi sekretarisnya, Saut Simangungsong dan stafnya Een Saputro dan Martin Daulay akan secepatnya mengambil tindakan. Dengan menjumpai pihak desa atau pun perangkat Rt/ RW yang pastinya mengetahui perihal lahan tersebut. Diakuinya persoalan lahan di Kepri secara global memang pelik dan memerlukan penanganan yang akurat dengan melibatkan pihak-pihak berkompoten.

(Lanni Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *