Lampura Zona Merah, Bupati dan Forkopimda Tegaskan Ada Sanksi Pelanggaran Protkes

Lampura Zona Merah, Bupati dan Forkopimda Tegaskan Ada Sanksi Pelanggaran Protkes

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyebaran Virus Corona, dengan tidak menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa atau banyak orang, mengingat beberapa Wilayah dan Daerah di Provinsi Lampung, termasuk Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengalami Peningkatan kasus positif Covid-19 dan telah masuk Zona merah.

Hal ini disampaikan Bupati Lampung Utara, Hi.Budi Utomo, S.E., M.M., saat menggelar rapat secara Virtual bersama Forkopimda dirumah Dinas Jabatan Bupati Lampung Utara. Kamis (8/7/2021).

Dan melalui Surat Edaran (SE) bersama Forkopimda tentang Pembatasan kegiatan keramaian dalam upaya mempercepat Penanggulangan Pandemi Virus Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara.

Karena kondisi Lampura saat ini memprihatinkan dan akhirnya tanggal 6 Juli 2021 Lampura masuk Zona merah, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Lampura bersama Forkopimda telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh Camat, Lurah dan Kades untuk selalu mewaspadai kondisi ini dan mematuhi Surat Edaran bersama Forkopimda.” kata Bupati.

Bupati mengintruksikan, agar para Camat, Lurah dan aparatur Desa segera mensosialisasikan dan menegakkan Pergub No. 3 Tahun 2020 dan Perbup 55 Tahun 2020. Karena dalam aturan tersebut mengatur tentang Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan.

Lanjut Bupati, didalam Pergub itu sudah memuat apabila ada Pelanggaran bisa diberikan Hukuman materi ataupun Kurungan. Saya intruksikan juga kepada para Camat, Babinsa, Babinkamtibmas dan Satgasus untuk kerja proaktif, mengawasi masyarakat dan dilarang melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, apabila masih terjadi ambil sikap tegas, langsung bubarkan.” tegas Bupati.

Selain itu Bupati juga menekankan kepada para Camat dan Babinsa untuk mengaktifkan kembali Posko PPKM, serta menunda Proses Belajar Mengajar tatap muka, berikut Penggunaan anggaran DD sebesar 8 persen untuk Penanganan Covid-19 dimasing masing desa.

“Setiap harinya, sambung Bupati, saya minta kepada Camat untuk selalu melaporkan ke satgasus untuk dilakukan Pemetakan dan Ia berikut melaporkan berapa ruang isolasi yang disiapkan desa karena khusus desa sudah diatur dalam Permendes ada aturan 8 persen dana desa untuk Penanganan Covid-19 mengingat Kabupaten Lampura sedang di Zona merah.” pintanya.

Hal senada disampaikan Dandim 0412/LU Letkol Inf.Harry Prabowo, S.E., menegaskan, Penanganan Covid-19 bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kepala Daerah namun menjadi tanggung jawab semua masyarakat.

Sehingga perlu dipahami bersama bahwa bila ada pihak yang tidak mendukung Program untuk menekan Penyebaran Virus Corona, tentunya akan berpengaruh terhadap tujuan yang ingin dicapai. Intinya bila saling bersinergi dan dilakukan secara berkesinambungan, penanggulangan Covid-19 di Lampung Utara bisa teratasi.

Maka dari itu kita harus tegas, sebagai Tiga Pilar Pemda, Kepolisian dan TNI harus bergandengan tangan. Kalau ini berjalan sendiri-sendiri tidak akan maksimal. Gunakan juga Kearifan lokal, hingga memaksimalkan semua potensi yang ada dan jangan sampai tidak ada anggaran di desa. Jadi anggaran 8 persen itu tidak hanya untuk yang sakit saja, tapi termasuk Pemulihan dan Sosialisasi masalah Covid-19.” tegas Dandim 0412/LU.

Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Utara, Romli, A.Md., mengatakan bahwa Surat Edaran Bersama ini wajib untuk ditindaklanjuti Kecamatan, Kelurahan atau Deaa. Sebab apapun Peraturan dan harapan ketika ini tidak dilaksanakan secara serius maka akan sia-sia juga.

Jadi ini jangan dianggap main-main, tapi harus ditindaklanjuti dengan serius agar covid ini bisa diatasi. oleh karena diminta kepada seluruh masyaraat agar dapat mematuhi segala bentuk Peraturan yang telah dibuat dan disepakati.

” Saya yakin, bila ini semua kita lakukan bersama-sama dan saling mendukung mudah mudahan Penyebaran Covid-19 bisa segera kita atasi.” kata Romli.

Hadir dalam kegiatan Virtual tersebut, Ketua DPRD Lampung Utara Romli, A.Md, Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. Hi. Lekok, M.M., Asisten I Mankodri, S.H., M.M., Dandim 0412/LU Letkol Inf. Harry Prabowo, S.E., Kajari dan Kapolres yang diwakili, serta diikuti para Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas se- Lampura.

(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )