LSM GMBI Distrik Tegal Raya Gelar Aksi Demo Tolak RUU HIP

LSM GMBI Distrik Tegal Raya Gelar Aksi Demo Tolak RUU HIP

Hariansiber.com| Kota Tegal – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Tegal Raya menyatakan sikap menolak RUU HIP. Pernyataan sikap penolakan itu rencananya akan dilakukan dalam aksi demonstrasi di halaman Gedung DPRD Jl Pemuda, Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin ( 29/6) siang.

Ketua LSM GMBI Distrik Tegal Raya, Mulyadi SE mengatakan, aksi penolakan yang dilakukan oleh GMBI merupakan bentuk keprihatinan terhadap sikap para penyelenggara negara yang membuat Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Haluan Ideologi Pancasila ( HIP).

” Kami menolak RUU HIP diteruskan untuk dibahas hingga menjadi UU. Karena kami menilai bahwa substansi dari RUU tersebut justru mengancam eksistensi Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan dasar negara,” tegas Mulyadi dalam pers rilisnya, Sabtu ( 27/6).

Mulyadi juga mengatakan,
RUU HIP bukan merupakan solusi dalam menyelesaikan segala permasalahan bangsa, akan tetapi justru akan merusak keberadaan NKRI, justru RUU HIP akan mengkerdilkan keberadaan Pancasila sebagai Dasar Negara serta sumber hukum NKRI.

“RUU HIP tidak perlu dibahas lagi sebab Pancasila sebagai Falsafah & Pandangan Hidup (the way of life) Negara Republik Indonesia sudah final,” jelas Mulyadi.

Lebih jauh Mulyadi menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian GMBI atas RUU HIP, antara lain, lenyapnya tap MPR No 25 Th 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia ( PKI), adanya upaya memangkas sila yg ada di dalam Pancasila, dari 5 sila menjadi Trisila bahkan menjurus menjadi Ekasila, juga mengabaikan tap MPR No 18 Th 1998 Pasal 1 yg menyatakan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 adalah Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Atas dasar perihal tersebut diatas, maka kami LSM GMBI Distrik Tegal Raya dengan tegas menolak RUU HIP dan untuk segera Dicabut”, tandas Mulyadi.

Hal senada disampaikan Sekretaris LSM GMBI Distrik Tegal Raya, Ari Sigit yang mengatakan, warga negara yang mengusung Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa tidak sepatutnya tinggal diam saat mengetahui adanya gelombang besar tersistem dan teekoordinir yang dengan sengaja akan melemahkan Pancasila.

” Kami akan terus bergerak, melakukan upaya apapun untuk melawan kelompok kelompok yang sengaja akan mengebiri Pancasila. Sebagai warga negara kami punya hak atas perlindungan terhadap Pancasila,” tegas Ari Sigit yang akrab disapa Ari Jembrong atau Ari Gembel.

Riyanto Jay/Red/Hs

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )