Madjahri Tewas Terpanggang di Rumahnya

Madjahri Tewas Terpanggang di Rumahnya

HARIANSIBER.COM| Lampung Utara – Sijago merah kembali menelan korban, kali ini rumah/gubuk milik Mad jahri (83) ludes menjadi santapan sijago merah, bukan hanya rumahnya, Mad Jahri juga tewas menjadi korban kebakaran siang hari ini, kamis (12/9/2019).

Diketahui, Madjahri (83) merupakan Warga dusun Harapan jaya Desa Negeri Galih rejo Kecamatan Sungkat tengah Kabupaten Lampung Utara, saat ditemukan kondisi jasad korban telah hangus terbakar.

Menurut saksi, Aliah (67) istri korban, saat kebakaran terjadi dirinya sedang pergi melihat kebun, mendapat informasi rumahnya telah terbakar dirinya langsung pulang dan melihat kondisi rumahnya memang telah habis dilalap sijago merah, kondisi rumah telah rata dengan tanah, sementara jasad Madjahri suaminya ditemukan telah tewas dengan kondisi telah hangus terbakar,” ujar Aliah.

Kapolsek Sungkai Utara, AKP Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K, menerangkan,” bahwa kabar adanya korban kebakaran dan adanya korban jiwa itu diterima jajarannya sekira pukul 11.30 wib. Setelah mendapatkan Informasi itu, Personil kita dari Polsek Sungkai Utara langsung mendatangi TKP.

“Dan benar saat diitemukan di TKP, jasad Mad jahri telah meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar, dan kita langsung melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kebakaran tersebut,” ujar AKP Muslikh, kamis (12/9/2019).

“Korban diduga meninggal dunia karena terbakar oleh api di TKP, dan diperkirakan sumber api dari tungku kayu yang dipakai untuk memasak, api dengan cepat menyambar dinding rumah atau gubuk milik korban yang memang terbuat dari bambu dan kayu juga beratapkan bambu.

“Jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Sungkai Tengah untuk dilakukan visum, namun Jumadi (51) anak korban dan pihak keluarga lainnya menolak untuk dilakukan Autopsi oleh pihak Kepolisian, karena telah menerima kenyataan dan kejadian ini memang murni kebakaran dan pihak keluarga menganggapnya suatu musibah, dan permintaan keluarga ini telah tertuang didalam surat pernyataan,” jelas Kapolsek.

Usai dilakukan visum pihak keluarga juga langsung memohon ijin untuk membawa jenazah korban ke rumah duka untuk segera di makamkan,tukas Kapolsek Sungkai Utara, AKP.Muslikh.

(Anton).

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )