Masih Saja Ada Yang Usul Jumah Rumah Yang Direhab TNI Ditambah

Masih Saja Ada Yang Usul Jumah Rumah Yang Direhab TNI Ditambah

Hariansiber.com|PEKALONGAN – Meski TMMD Reguler ke-107 Kodim Pekalongan, di Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sudah berjalan 10 hari, dan semua program pokok tidak mungkin jika dirubah atau ditambah, tetap saja muncul harapan lebih dari warga desa setempat.

Seperti yang dikemukakan Dayoso (49), seorang tukang batu yang tinggal di Dukuh Sutosari RT 2/ RW 4, Desa pantirejo, dia berharap, kalau memang memungkinkan hendaknya jumlah RTLH milik warga yang direhab TNI ditambah.

Dayoso yang terlibat di perehabpan rumah Suwarni (66), di Dukuh Sutosari RT 02/ RW 04, Desa Pantirejo, mengatakan, usulan yang dia sampaikan itu karena sebenarnya masih banyak rumah warga di Desa pantirejo yang termasuk kategori tidak layak huni.

”Ini hanya sekedar, usulan, jika memang mungkin dan masih bisa, mbok jumlah RTLH yang direhab melalui kegiatan TMMD dari Kodim Pekalongan ditambah. Karena memang masih banyak rumah warga di desa kami yang masuk kategori tidak layak huni,” ungkap Dayoso, Rabu (25/03/2020).

Hanya setelah diberi pencerahan oleh Satgas TMMD, Dayoso memahami bahwa mengingat terbatasnya dana dan waktu pelaksanaan TMMD juga terbatas, sangat tidak mungkin jika menambah jumlah rumah di Pantirejo yang direhab ditambah.

”Kami juga menyadari, usulan dari Dayoso itu semata-mata kebawa kondisi yang ada di desanya, yakni masih banyak warga di Desa Pantirejo yang rumahnya masuk kategori tidak layak huni,” jelas Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno. (rus)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )