Menteri Pertanian Kunjungi Lamteng

Menteri Pertanian Kunjungi Lamteng

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Lampung Tengah – Guna meningkatkan Produksi padi dan ketersediaan beras Nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) terus lakukan Percepatan tanam pagi didesa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan produksi padi dan menjamin ketersediaan beras Nasional sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan Nasional dan sekaligus sebagai upaya agar Sektor Pangan walaupun suasana pandemi namun tidak terkena dampaknya.

Dalam kegiatan ini, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Kegiatan ini dilakukan karena sebelumnya di beberapa rangkaian kegiatan Percepatan tanam padi telah dilakukan di Jawa Barat, Kalimantan Tengah dan Cilacap,(21/6/2020).

Percepatan tanam padi sudah dilakukan sejak awal bulan ini, jajaran di Kementan langsung turun ke lapangan guna memastikan semua wilayah melakukan Percepatan tanamnya.

Menurut Mentan, pada masa tanam (MT) tahap II ini target tanam kita seluas 5,6 juta Hektar sehingga nantinya bulan Juli sampai dengan Desember akan ada 12,5 – 15 juta ton beras, dan diperkirakan stok beras akhir Juni ini masih aman sebesar 6,84 juta ton,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mentan Syahrul Yasin Limpo, mengatakan virus corona sedang melanda seluruh dunia, ini membuat berbagai hal berubah tata cara kita berkehidupan semua menjadi tidak normal.

Advertisement

“Tetapi dibalik Corona kita tetap harus makan. Saya takut Corona, tetapi saya lebih takut apabila saya menemukan orang mati kelaparan, virus ini bisa membuat orang kalah tapi kita harus menang melawan virus ini dengan menghasilkan dan menjaga asupan yang baik,” katanya.

“Saya hari ini sangat semangat sekali karena Gubernurnya sangat Agresif. Saya pun jadi lebih Agresif untuk terus mendorong demi kemajuan Pertanian di seluruh wilayah di Provinsi Lampung karena mempunyai Potensi yang besar untuk bisa menyumbangkan Produkasi Nasional,“ terangnya.

Selain itu komitmen Kementan dalam meningkatkan produksi beras dan Percepatan tanam yakni melalui Gerakan Olah Tanah dan Tanam (GPOT), pemberitan bantuan benih, alat mesin pertanian, Kredit Usaha Rakyat (KUR), asuransi pertanian dan pendampingan yang masif.

Pada tahun 2020, secara Nasional Pemerintah menargetkan luas lahan tanam padi 11,66 juta Hekar dan berpotensi menghasilkan beras 33,6 juta ton beras, sementara sasaran luas tanam padi pada musim kemarau hingga september 2020 ini sebesar 5,6 juta Hektar,” pungkasnya.

(Mediyan)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )