Momen Kesaktian Pancasila, Bupati Blitar Kukuhkan Kepengurusan FKUB dan FPK

2 min read

HARIANSIBER.COM|BLITAR – Bertepatan dengan momen Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Blitar Rini Syarifah mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) periode 2022-2025, pada Sabtu (1/10/2022).

Dengan semangat Pancasila diharapkan bisa terjalin kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dengan kepengurusan baru FKUB dan FPK. Sehingga terwujud keharmonisan antar berbagai suku dan agama di wilayah Kabupaten Blitar.

“Jadi hari ini kita kukuhkan kepengurusan baru, dimana selama ini FKUB dan FPK selalu mendukung kita dalam bidang politik, sosial, dan ekonomi. Kedepan diharapkan bisa terus berjalan baik mendukung program-program kami di Pemkab Blitar,” kata bupati usai pengukuhan.

Mak Rini, sapaan akrab Bupati Rini Syarifah berharap, keberadaan FKUB dan FPK ini bisa ikut menjaga kerukunan masyarakat. Bisa menangkis isu-isu perpecahan menyangkut Suku Agama Ras Antargolongan (SARA).

“Jadi kedua forum ini bisa merangkul berbagai agama dan suku-suku dari luar Jawa yang tinggal di Blitar dan saya yakin di Blitar ini aman ya. Karena Blitar kita mempunyai Bung Karno Penggali Pancasila sehingga masyarakat kita disini sangat memahami nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” harap bupati.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar, Budi Hartawan menjelaskan bahwa FKUB dan FPK mempunyai tugas yang berbeda, dan sudah diamanatkan Pemerintah Pusat untuk dibentuk di tiap daerah. FKUB mempunyai tugas memberikan saran masukan kepada Bupati itu terkait dengan permasalahan-permasalahan agama yang ada di Kabupaten Blitar. Sedang FKP dengan memberikan saran masukan kepada Bupati kaitannya dengan kerukunan antar etnis.

“Jadi memberikan masukan ke bupati ketika muncul masalah, bagaimana sih agar bisa guyub rukun. Jadi harapannya setelah terbentuk kepengurusan ini, nanti tidak ada konflik sosial yang terkait dengan permasalahan agama maupun permasalahan etnis,” harapnya.

Sementara, Ketua FPK, Lestari mengucapkan terima kasih pada Bupati Blitar yang telah mengukuhkan kepengurusan baru. Dijelaskannya, bahwa keanggotaan FKP Kabupaten Blitar ini cukup majemuk berisi banyak suku-suku dari luar Jawa.

Kedepan, Lestari keberadaan berbagai suku memberikan khasanah lebih dan memberi daya tarik kebangsaan. Bisa dikolaborasikan di saat event-event seperti Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saudara kita tergabung di FPK Kabupaten Blitar ini cukup majemuk, ada yang dari suku Ambon, Batak, Madura, Bali dan berbagai wilayah lain. Kita inventarisir dan kedepan kita juga ingin kalau ada peringatan kemerdekaan atau hari jadi Blitar kita dilibatkan untuk lebih menyemarakkan, misal yang dari Suku Madura bisa ikut berjualan sate khasnya, juga daerah lain yang punya makanan atau baju khas yang unik bisa dikenalkan di event-event digelar Pemkab Blitar,” urai Lestari yang juga ketua Hindu Dharma Kabupaten Blitar.

Penulis: MEIDIAN DONA DONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *