Nyolong Listrik PLN, Kontraktor Bakal dilapaor Ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara

Nyolong Listrik PLN, Kontraktor Bakal dilapaor Ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Tekait Pengambilan setrum listrik secara Ilegal oleh pihak kontraktor disaat pekerjaan rehabilitasi Kantor Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Lampung yang telah dilansir melalui media ini pihak PLN Cabang Kotabumi Lampung Utara angkat bicara.

Menurut Nyaayu Bidang Pelayanan dan ADM, mewakili Manager PLN Cabang Kotabumi menyampaikan, terkait pengambilan setrum aliran listrik atau penyambungan langsung yang dilakukan oleh pihak Kontraktor secara ilegal, kita dari PLN ada Peraturannya yang dinamakan P4 dalam artian sambungan langsung tanpa No Pelanggan, untuk kategori rumah tangga dengan daya 900 Watt bisa dikenakan denda senilai 7 juta rupiah.

“Untuk penyambungan langsung tanpa alat pengamanan, seharusnya pihak kontraktor Pelaksana Pekerjaan itu wajib lapor ke PLN terlebih dahulu dan mengajukan Multiguna sebelum dilakukan penyambungan baru.” ujarnya. Kamis (26/11/2020).

Multiguna itu dimaksud lanjut Nyaayu, ini tergantung dari Pelanggannya mau daya berapa, berapa lama, yang nantinya kita dari PLN akan memasangkan Pengamannya berupa KWH sementara atau MCB pada bangunan tersebut.

Biasanya sambung Nyaayu, apabila kita menemukan hal seperti itu kita punya tim P2TL dari personil Kepolisian, jika memang tidak ada penyelesaian dari Dinas tersebut kita bisa melakukan pemanggilan pertama hingga pemanggilan ketiga, dan apabila masih saja tidak ada penyelesaian sama sekali kita bisa menindak lanjutinya ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara.” tegasnya.

Sebelumnya terkait pekerjaan rehab Kantor Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Lampung telah diberitakan melalui media hariansiber.com pada edisi jumat (13/11/2020) dan edisi jumat (20/11/2020).

Mirisnya plang nama proyek itu baru dipasang setelah pekerjaannya rampung.

Diketahui rehab Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Utara dikerjakan selaku Pelaksana CV Putra Lampung Perkasa, dengan nomor kontrak 020/2594a/V.01/DP.1/2020 dengan nilai anggaran 394.441.000, masa pelaksanaan kerja 90 hari Kalender.

(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )