Pantau Job Fair Mini, Wabup Blitar Marhaenis Ingin Lebih Gencar Guna Kurangi Angka Pengangguran

Pantau Job Fair Mini, Wabup Blitar Marhaenis Ingin Lebih Gencar Guna Kurangi Angka Pengangguran

HARIANSIBER.COM|BLITAR – Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis Urip Widodo hadir ditengah masyarakat pencari kerja di Job Market Fair atau Bursa Pemeran Kerja yang digelar di Prasada Mart Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kanigoro, Jumat (6/3/2020).

Disini Wabup Marhaenis memantau pelaksanaan kegiatan yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja. Saat itu juga hadir ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso melihat langsung kegiatan yang berperan dalam pengentasan kemiskinan, melalui penyediaan lowongan pekerjaan.

“Job fair ini sesuai dengan visi misi bupati wakil bupati membantu mengentaskan kemiskinan. Saya lihat pengunjungnya yang hadir luar biasa,” ungkap Wabup Marhaenis.

Henis sapaan akrab Wabup Marhaenis terlihat menyapa para siswa SMK SMA dan juga mahasiswa yang baru lulus kuliah datang di kegiatan ini. “Ya ini bagus bagi lulusan SMK SMA bisa memilih pekerjaan sesuai dengan keahliannya di sekolah dengan melihat pekerjaan dipamerkan di job fair ini,” ujarnya.

Henis berharap tiap job fair bisa mendatangkan banyak pencari kerja dari Kabupaten Blitar. Maka dari itu dia berpesan pada jajarannya untuk menyosialisasikan kegiatan lebih gencar karena di kabupaten Blitar utamanya di pelosok desa ada yang belum tahu digelarnya job fair ini.

“Ini untuk job fair mini sudah sangat bagus. Nanti ada job fair reguler dengan jumlah lowongan lebih besar saya harap bisa serame ini sehingga angka kemiskinan dan pengangguran berkurang signifikan,” tutur wabup yang murah senyum ini.

Sementara Kepala Dinas Haris Susianto menjelaskan di job fair mini ini menyediakan 1000 lowongan pekerjaan. Dengan menghadirkan 30 perusahaan lokal dan luar daerah di sektor pertanian, perindustrian, pendidikan, perdagangan, keuangan dan sektor jasa lain.

“Rencananya setelah ini ada job fair reguler yang lebih besar digelar dua kali. Ini nantinya akan mengurangi kesenjangan antara pencari pekerjaan dan penyedia lowongan. Dengan kita pertemukan keduanya di gelaran job fair ini,” jelas Haris.

Salah satu pencari kerja Nila Kusuma Sari warga Kecamatan Bakung yang hadir disini mengaku terbantu dengan job fair ini. Sehingga dia bisa lebih cepat menemukan pekerjaan yang tepat.

“Saya sebenarnya sudah daftar ke suatu perusahaan namun karena tidak dipanggil panggil usai melamar saya ikut job fair ini agar mana yang lebih cepat dipanggil bekerja,” aku mahasiswa PPKN yang baru lulus ini.

HS/Meidian Dona Doni

Red/Arf/Hariansiber

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )