Pelaku Jadi Tahanan Kota, Korban Berharap Pelakunya dihukum Berat

Pelaku Jadi Tahanan Kota, Korban Berharap Pelakunya dihukum Berat

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Sidang kelima kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum Kades di Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara telah memasuki tahap persidangan mendengar keterangan Saksi ahli.

Sidang kali ini menghadirkan saksi ahli dari Puskesmas Ketapang tempat korban melakukan Visum, Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Kotabumi. Rabu (7/10/2020).

Selain menghadirkan saksi ahli, sidang tersebut dihadiri juga oleh Toni iwan (korban) warga desa Labuhan ratu pasar Kecamatan Sungkai Selatan Lampura.

Saat ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) saksi ahli menjelaskan, luka yang dialami Korban (toni-red) adalah luka robek, menurut saksi ahli luka tersebut paling banyak mengeluarkan darah seperti halnya bagian kepala dan punggung dengan luka jahitan sepanjang 15 cm diduga kuat terkena benda tajam.

Saksi ahli menambahkan, sementara untuk luka dibagian kening korban diduga terkena benda tumpul.”ujar saksi ahli di Persidangan.

Korban berharap agar pelaku bisa dihukum sesuai Hukum yang berlaku, karena bagaimanapun karena kejadian ini punggung saya mengalami luka bacok yang serius apalagi sampai saat ini pelaku belum ditahan juga masih bebas menghirup udara segar.” ujar Korban kepada awak media.

Sementara itu, LBH Menang Jagat, Karzuli Ali kuasa Hukum terduga pelaku pemukulan menjelaskan, Hari ini adalah sidang saksi Ahli dari Kejaksaan Negeri Lampung Utara, dan merupakan sidang yang ke-5. Ditanya terkait status kliennya, Karzuli Ali mengatakan saat ini status Klaennya adalah tahanan kota.” kata Karzuli.

Diberitakan sebelumnya” Aniaya Warganya, Kades Labuhan Ratu Kampung diamankan Polres Lampung Utara

HarianSiber.com18/07/2020 23:29

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara –Oknum Kepala Desa (Kades) Labuhan Ratu Kampung, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara diamankan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal (Sat-reskrim) Polres Lampung Utara setelah di duga melakukan penganiayaan berat terhadap salah seorang warganya.

Kapolres Lampung Utara,AKBP Bambang Yudho Martono, melalui Kasat Reskrim, AKP Gigih Andri Putranto, S.I.K, S.H, mengatakan, bahwa, tersangka yang bernama Udari (60) berhasil di amankan tim Tekab 308 pada saat dirinya sedang melintas di jalan raya Prokimal, Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, pada Jum’at (17/7/2020) siang, sekira pukul 14.10 Wib.

“Tersangka di bekuk Tekab 308, pada saat sedang melintas di jalan raya Prokimal, Desa Wonomerto, Kecamatan Kotabumi Utara. Setelah diamankan tersangka di bawa ke Mapolres Lampung Utara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.” ujar Kasatreskrim.

Dilanjutkannya, tersangka diamankan berdasarkan laporan dari korbannya Toni Iwan Hidayat, yang merupakan warga setempat, dengan bukti laporan yang tertuang dalam LP/669/B/VII/2020/POLDA LAMPUNG/RES L.U, tentang tindak pidana penganiayaan.

Dalam laporan tersebut, Toni Iwan Hidayat mengungkapkan, sepulang dirinya dari mengadu ayam, lalu dia bersama Yudi, pulang menuju kediamannya Yudi, di Desa Banjar Ketapang Kecamatan Sungkai Utara.Tiba-tiba tersangka datang dan langsung menuding korban telah mencuri televisi milik tersangka.

Namun korban tidak mengaku dikarenakan tidak merasa tuduhan itu benar adanya, lalu tersangka yang saat itu sudah membawa sebilah golok langsung membacok korban dan mengenai punggung dan kepala korban yang mengakibatkan korban mengalami luka sebanyak 9 jahitan di punggung dan 1 jahitan pada bagian kepala.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini di amankan ke Mapolres Lampung Utara, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan untuk tersangka akan di jerat dengan Pasal 351 KUHP, tentang tindak pidana Penganiayaan.” papar Kasatreskrim Polres Lampura.

(San/Tn)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )