Pemkab Lampura salurkan 379 ton beras bagi 12.621 KPN diempat Kelurahan

Pemkab Lampura salurkan 379 ton beras bagi 12.621 KPN diempat Kelurahan

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid -19, di empat Kelurahan yang ada di Kecamatan Kotabumi Selatan, seperti, Kelurahan Kota alam, Kelurahan Tanjung aman, Kelurahan Tanjung seneng dan Kelurahan Tanjung harapan.

Sebanyak 12.621 Kepala Keluarga (KK) sebagai Penerima KPN untuk 3 bulan kedepan dari bulan mei sampai dengan bulan juli 2020, dengan jumlah total beras 379 ton yang akan direalisasikan secara bertahap.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kelurahan Kota alam Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten setempat, yang dihadiri langsung oleh Plt.Bupati Lampura, Hi.Budi Utomo, SE.MM, Pj.Sekdakab Lampura, Hi.Sopyan, SP.MM, Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf.Krisna Pribudi.

Selain itu terlihat hadir juga, Plt.Kadiskominfo,Sanny lumi, S.STP.MSi, Kadis Kesehatan, dr.Maya metissa, Camat Kotabumi Selatan, Sarihusin,SE, Kabag dan Lurah setempat. Selasa (2/6/2020).

Dalam kesempatan ini, Plt.Bupati Lampung Utara, Hi.Budi Utomo, mengungkapkan,” Pemkab Lampura hari ini telah memberikan bantuan kepada warganya yang kurang mampu yang terdampak virus corona, sebagai jawaban bagi warga atas keluh kesahnya selama ini yang memang terdampak Covid-19.

Selain itu, pemberian bantuan ini sebagai bentuk Komitmen Pemerintah Daerah setempat dalam Pelaksanaan Program bantuan terdampak langsung Covid-19 dan diberikan dalam bentuk tunai,” ungkap Budi.

Oleh karena itu, lanjut Budi, tidak akan mentolerir bila ada oknum dijajarannya yang bermain-main dengan Program bantuan ini khususnya Pendatan, karena Program ini diharapkan benar benar tepat sasaran kepada warga kurang mampu yang memang terdampak covid -19.

Untuk itu, sambung Budi, pihaknya akan perintahkan Inspektorat ikut memantau dan mengawalnya hingga keranah Hukum, karena telah kita dengar dibeberapa daerah terindikasi dan diduga ada permainan ditingkat bawah sehingga bantuan tersebut tidak tepat sasaran,” ujar Budi.

“Mari pasang mata dan telinga guna memastikan Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini benar benar sampai dan tepat sasaran, tolong inspektorat agar dapat ikut mengawalnya karena tidak boleh ada main-main dengan realisasi bantuan Pemerintah apalagi dalam bentuk tunai,” tutup Budi.

(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )