Penanganan Wabah Covid 19 Dinilai Masih Setengah Hati

Penanganan Wabah Covid 19 Dinilai Masih Setengah Hati

Hariansiber.com, Kota Tegal – Penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 ( Covid 19) di Kota Tegal, Jawa Tengah, dinilai masih setengah hati. Hal itu ditegaskan Ketua Majelis Ngaji dan Dzikir MuhammadiNU Kota Tegal, H Asif Saefudin S.Psy, Minggu (9/8).

” Pemkot melalui Gugus Tugas dan para relawan yang sudah dikukuhkan seharusnya lebih maksimal dalam penegakan prosedur tetap (protap) pencegahan dan penanganan persebaran Covid 19. Hingga saat ini yang kami rasakan masih setengah hati,” kata Asif Saefudin yang juga pernah duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Tegal awal masa reformasi lalu.

Asif mengatakan, himbauan hidup sehat dalam era New Normal yang dikampanyekan oleh pemerintah dari pusat hingga daerah hendaknya benar benar dilaksanakan secara maksimal.

” Kami tahu, Pemkot sudah pro rakyat yaitu dengan membebaskan warga agar bisa beraktifitas untuk memenuhi hajat ekonominya, namun hendaknya hal itu diikuti dengan kebijakan ketat terhadap anjuran bermasker dan phisical distancing, bukannya malah jor joran membiarkan kerumunan tanpa protap kesehatan,” jelas Asif.

Secara terpisah, Pemerhati Pembangunan dan Kebijakan Publik Kota Tegal, Lutfi AN saat dimintai pendapatnya mengatakan, Pemkot Tegal diminta lebih serius dalam menyikapi ledakan wabah Covid 19.

Menurut Lutfi, Pemkot dinilai belum maksimal dalam mengkampanyekan kebijakan New Normal. Hal itu dapat dibuktikan masih banyak warga di tempat wisata, tempat hiburan dan ruang publik lainnya yang terbiarkan tidak mematuhi protap kebijakan hidup ala New Normal.

“Hendaknya para penentu kebijakan di semua tingkatan dapat memberi suri tauladan untuk selalu patuh terhadap protap New Normal. Dan ini sangat berat, karena sesungguhnya semua orang dalam pandemi ini sangat tersiksa dan stres. Terlebih bagi yang suka karaoke dan joget, tentu pandemi ini adalah sesuatu, ” kata budayawan yang pernah memimpin terbitnya 2 koran harian di Kota Tegal.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro ST menegaskan, bahwa penanganan wabah Covid 19 adalah tanggungjawab bersama.

“Karena itu kepada semua saja jangan terlalu menganggap sepele dan sebelah mata tentang wabah covid 19 ini,” kata Kusnendro.

Menurut Kusnendro, setiap individu masyarakat harus peduli dengan menjalankan hidup New Normal di masa pandemi Covid 19.

” Jika perlu Tim Gugus Tugas Covid 19 dan para relawan bertindak tegas kepada setiap pelanggar protokol kesehatan,” tegas Kusnendro.

Wartawan : Riyanto Jay

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )