Penegakan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid 19 di Tanjungpinang dinilai Terkesan Tebang Pilih

Penegakan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid 19 di Tanjungpinang dinilai Terkesan Tebang Pilih

HARIANSIBER.COM|TANJUNGPINANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kecamatan Tanjungpinang Kota, Said Ahmad Syukri mengecam pelanggaran Protokol Kesehatan di Kawasan Hiburan malam yang di Komplek Bintan Plaza.

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kawasan Bintan Plaza

Pria yang akrab disapa Bang Joni ini, menyesalkan sikap pramusaji minuman yang acuh terhadap protokol kesehatan di Pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia.

“Di tengah gemerlap dunia malam Pramusaji dengan entengnya tidak memakai masker terkesan Covid 19 telah berakhir,” tegas Joni kepada awak media, Sabtu(3/4) siang.

Ia pun miris manakala Satpol PP dan Aparat TNI/Polri sibuk menggelar razia pelanggaran Protokol Kesehatan. Akan tetapi, dikawasan Hiburan malam dibiarkan bebas tanpa memakai masker.

“Sangat miris kebijakan pemko sepertinya kurang dirasakan oleh dunia malam dikala razia masker pemko bersama Aparat selalu menjadi polemik dimasyarakat. Marilah hukum semua ditegakkan jangan terkesan tebang pilih,” tutupnya.

Sebelumnya, Ditengah getolnya Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 memerangi penyebaran virus yang mematikan ini dan dibantu oleh Pihak TNI – Polri gencar memberi himbauan kepada seluruh lapisan mulai dari tempat keramaian, kedai kopi bahkan sampai ke tempat hiburan malam guna menghimbau patuhi protokol kesehatan.

Advertisement

Namun sayang, upaya tersebut tidak gayung bersambut dengan pelaku usaha salah satu tempat hiburan malam di Bintan Plaza, Tanjungpinang.

Berdasarkan pantauan awak media ini ketika menelusuri kawasan hiburan malam di Bintan Plaza sejauhmana kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha dunia hiburan malam akan pentingnya Protokol Kesehatan.

Tampak jelas terpampang tulisan “Semua harus pakai masker” di pintu masuk Cafe Mozza 3, namun para pekerja cafe tersebut tidak menggunakan masker sesuai tulisan yang dipampang.

Apakah ini hanya sekedar pajangan dan slogan semata tuk mengelabui petugas atau kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan masker oleh para wanita pekerja pemandu karaoke cafe tersebut.

(Budi Arf)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )