Pengamanan Aset Pemkot Tegal Diwarnai Aksi Protes Penghuni Ruko

Pengamanan Aset Pemkot Tegal Diwarnai Aksi Protes Penghuni Ruko

Hariansiber.com, Kota Tegal- Pengamanan aset Pemerintah Kota ( Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, berupa 23 bangunan Ruko di Jl Letjen Suprapto yang dipimpin langsung oleh Walikota Tegal H Dedy Yon Supriyono diwarnai aksi protes dari sebagian warga penghuni Ruko, Senin ( 27/7) siang.

Walikota Tegal yang didampingi unsur Forkompimda mengatakan bahwa 23 bangunan Ruko yang akrab disebut Ruko Pasar Sore itu adalah sah sebagai milik Pemkot Tegal.

” Bahwa selama ini 23 Ruko disewakan kepada pihak kedua dan masa sewanya sudah habis sejak tahun 2012. Untuk itu pada hari ini, atas nama Pemkot Tegal kami kerahkan petugas guna mengambil kembali Ruko yang merupakan aset Pemkot. Ini bukan eksekusi, ini adalah pengamanan aset Pemkot sendiri,” kata Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya di hadapan forkompimda, petugas dan para penghuni Ruko.

Selanjutnya, Walikota memerintahkan kepada Satpol PP untuk memasang segel disetiap pintu Ruko sebagai penanda bahwa bangunan Ruko tersebut adalah milik pemerintah.

” Jika segel ini dirusak maka pebghuji ruko dianggap melakukan perlawanan dan kami akan segera bertindak tegas dengan membawa pasukan yang lebih banyak,” tegas Walikota.

Advertisement

Salah seorang pemilik Ruko sekaligus bos dari PT Sinar Permai, Aang Gunawan melalui kuasa hukumnya, Bani Adam, mengatakan, tindakan atas pengrusakan pintu terhadap 1 bangunan Ruko dan penyegelan terhadap Ruko lainnya dinilai sebagai tindakan sewenang-wenang.

” Alih alih mengajak warga untuk taat hukum, tapi Walikota justru memerintah kan untuk membuka paksa pintu Ruko dan memasang segel di pintu Ruko lainnya. Ini kan sewenang – wenang, kami juga warga negara yang punya hak untuk membela diri dan pembelaan kami sedang berproses di Mahkamah Agung,” tegas Bani Adam.

Sementara, Aang Gunawan menambahkan, tindakan paksa yang baru saja dilakukan oleh petugas Satpol PP atas perintah Walikota Tegal itu merupakan bentuk arogansi pemerintahan terhadap warganya.

” Hormati proses hukum dong, persoalan Ruko Pasar Sore ini kan sudah sampai di ranah yudikatif dan sampai saat ini belum inkrah, karena perkaranya masih di meja Mahkamah Agung, ” kata Aang.

Wartawan : Riyanto Jay

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )